Hormati Korban Kebakaran Lapas Tangerang, Napi di Lapas Sumedang Doa Bersama dan Salat Gaib
Doa ditujukan untuk arwah-arwah napi yang meninggal dalam peristiwa kebakaran itu. Juga doa untuk keselamatan para napi di Sumedang
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor TribunJabar.di Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Mendapati kabar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang terbakar dan menewaskan 44 orang, semua narapidana di Lapas Kelas II B Sumedang menggelar doa bersama.
Doa ditujukan untuk arwah-arwah napi yang meninggal dalam peristiwa kebakaran itu. Juga doa untuk keselamatan para napi di Sumedang yang kapasitas lapasnya sendiri sudah melebihi batas.
Bukan hanya napi, para petugas lapas pun ikut mengheningkan cipta, larut dalam suasana doa bersama itu.
"Kami seluruh warga binaan dan petugas sangat merasa prihatin atas musibah tersebut," kata Kalapas Kelas II B Sumedang, Imam Sapto kepada TribunJabar.id di Sumedang, Jumat (10/9/2021) sore.
Sapto mengatakan bahwa musibah di Tangerang sangat diharapkan tidak terjadi di Sumedang, pun di lapas-lapas lainnya di Indonesia.
"Mudah-mudahan musibah tersebut tidak terjadi lagi. Kami mendoakan agar arwah para korban diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Doa bersama dilaksanakan di masjid Lapas. Semua napi yang muslim berdoa.
Bukan hanya berdoa, secara khusus para napi juga melaksanakan salat gaib sebelum melaksanakan salat jumat.
Lapas Sumedang memang melebihi batas jumlah penghuni.
Baca juga: Akan Ada Tersangka kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Temukan Kelalaian, Ada Tindak Pidana
Lapas Sumedang hanya bisa menampung sebanyak 100 orang narapidana. Namun, kata dia, saat ini dihuni sebanyak 256 orang narapidana, dan 19 orang tahanan titipan Kejaksaan Negeri Sumedang dititipkan di Polsek Sumedang Utara,
"Daya tampung Lapas Kelas IIB Sumedang sudah melebihi kapasitas," tuturnya.
Meski begitu, kata Imam, untuk mengurangi kapasitas Lapas kelas IIB Sumedang, pihaknya telah melakukam. pemindahan sejumlah narapidana ke luar Lapas Sumedang.
"Kami sudah beberapa kali melakukan pemindahan napi ke Lapas Banceuy,
Lapas Perempuan Kelas II A Bandung, dan jika PPKM tidak diperpang lagi, mami akan melakukan pemindahan napi lagi," ucapnya.
Imam menambahkan, untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran di Lapas Sumedang, pihaknya telah melakukan pengusulan untuk perbaikan instalasi kelistrikan pada Juli 2021 lalu,
Selain itu, tambah Imam, sebagai upaya pencegahan kebakaran di Lapas Sumedang, pihaknya telah bekerjasama dengan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Sumedang melakukam pelatihan pemadaman kebakaran. (*)
Baca juga: Lapas Karawang Kelebihan Penghuni hingga 500 Orang, 70 Persen Warga Binaan Kasus Narkoba