Breaking News:

Ramalan Peneliti Soal Badai Matahari yang Bisa Picu Kiamat Internet, Apa Saja Dampaknya?

Jauh sebelum isu badai matahari akan terjadi, para peneliti telah 'meramalkan' badai matahari dapat terjadi bahkan menimbulkan ' kiamat internet'.

Editor: Hilda Rubiah
NASA
Badai Matahari kelas X yang terjadi pada Selasa (10/6/2014) pukul 20.42 WIB seperti dipotret kamera NASA. 

TRIBUNJABAR.ID - Belakangan ini isu terjadinya badai matahari yang berdampak bagi kehidupan di bumi hangat menjadi perbincangan.

Jauh sebelumnya, para peneliti telah 'meramalkan' badai matahari dapat terjadi bahkan menimbulkan ' kiamat internet'.

Hal ini diungkapkan Peneliti Amerika Serikat bahwa badai matahari dalam skala besar dapat mempengaruhi jaringan internet di Bumi. 

Badai tersebut bisa menyebabkan "kiamat internet" di mana jaringan internet mati hingga berbulan-bulan.

Baca juga: BMKG Anggap Matahari Terbit dari Utara Itu Lumrah, Kok Bisa? Begini Penjelasannya

Ilustrasi matahari.
Ilustrasi matahari. ((NASA/SDO (AIA)))

Hal ini terungkap dalam hasil penelitian bertajuk "Solar Superstorms: Planning for an Internet Apocalypse" yang disusun oleh Sangeetha Abdu Jyothi, asisten profesor di University of California, Irvine. 

Dalam penelitian tersebut, Jyothi mengungkapkan bahwa infrastruktur yang ada masih belum siap menghadapi badai matahari dalam skala yang besar.  

Jyothi menjelaskan, matahari selalu mengirimkan partikel bermuatan magnet ke Bumi, atau yang dikenal sebagai solar wind, dalam jumlah dan kecepatan tertentu.  

Solar wind mengalir keluar dari lapisan matahari yang bernama korona. 

Partikel ini terus dilepaskan dalam jumlah besar, mengikuti semburan matahari dan letusan lainnya. 

Solar wind adalah partikel bermuatan plasma terdiri dari campuran proton dan elektron (partikel magnet), ditambah beberapa elemen yang lebih berat. 

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved