Breaking News:

Penguatan Implementasi Misi Inovasi dan Kolaborasi di BPSDM Provinsi Jawa Barat

Ketua BPSDM Jabar Dicky Saromi kembali mengingatkan semua lembaga pemerintahan di Indonesia melakukan dan melaporkan kegiatan inovasi

Editor: bisnistribunjabar
Kegiatan Rapim di BPSDM Jabar pada Senin (6/9) 

Penulis Mia Damayanti

TRIBUNJABAR.ID,- Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Barat (BPSDM Jabar) Dicky Saromi kembali mengingatkan bahwa semua lembaga pemerintahan di Indonesia, baik di pusat maupun daerah diwajibkan untuk mampu melakukan dan melaporkan kegiatan inovasi, sebagaimana yang tersurat pada poin keempat visi Presiden Jokowi untuk Indonesia 2019-2024. Inovasi ini menjadi salah satu kunci sukses dalam penyelenggaraan reformasi birokrasi.

Kegiatan Rapim di BPSDM Jabar pada Senin (6/9)
Kegiatan Rapim di BPSDM Jabar pada Senin (6/9) 

Bentuk inovasi yang diharapkan Presiden Jokowi antara lain kecepatan melayani dan memberi izin, penghapusan pola pikir linier, monoton, dan terjebak di zona nyaman, serta mampu menciptakan kondisi birokrasi yang adaptif, produktif, inovatif, dan kompetitif. Pemerintahan yang agile merupakan salah satu visi yang diharapkan mampu mendorong Indonesia lebih produktif, berdaya saing tinggi, dan fleksibel dalam menghadapi beragam tantangan. “Keberadaan ASN harus benar-benar bisa menjadi rahmatan lil’alamin bagi lingkungan, mampu membawa dan memberi manfaat positif pada negara dan bangsanya.” Tegasnya pada rapat pimpinan di BPSDM Jabar, Senin (6/9).

Landasan kebijakan penerapan inovasi dalam pembangunan di Jawa Barat juga diperkuat dengan visi Gubernur Jawa Barat yaitu “Terwujudnya Jabar Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi” yang mencakup nilai religius, nilai bahagia, nilai adil, nilai kolaboratif dan nilai inovatif. Visi tersebut dijabarkan ke dalam lima misi pembangunan dan sembilan program unggulan.

BPSDM Jabar
BPSDM Jabar ()

BPSDM Jabar memiliki peran penting untuk menyukseskan misi kelima, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kepemimpinan yang kolaboratif antara pemerintahan pusat, provinsi, dan kabupaten/kota, dengan sasaran misi birokrasi juara, dan asn juara, serta program unggulan nomor sembilan terkait peningkatan inovasi pelayanan publik dan penataan daerah.

Salah satu tantangan global yang telah berpengaruh sangat besar pada perubahan dinamika kegiatan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di BPSDM Jabar adalah pandemi Covid-19. Pelayanan pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) harus tetap dapat berjalan dengan baik, walaupun semua kegiatan pertemuan fisik dibatasi bahkan ditiadakan, dan dialihkan menjadi kegiatan dalam jaringan (daring). Kebijakan perubahan, pengurangan dan pengalihan anggaran pemerintah daerah yang perlu diprioritaskan untuk penanganan Covid-19, justru mendorong kreatifitas berinovasi dan produktifitas yang lebih baik di BPSDM jabar melalui jaringan kerja sama dan kolaborasi.

Di masa awal tugasnya sebagai Kepala BPDSM Jabar, pada Juli 2020 Dicky Saromi merilis Surat Keputusan (SK) Pembentukan Tim Inovasi dan Kolaborasi, serta SK implementasi kegiatan inovasi di BPSDM Jabar. Tim yang melibatkan lebih dari 30 orang ASN di BPSDM Jabar ini bertugas merencanakan, mencari solusi, dan mengembangkan kegiatan-kegiatan inovasi dan kolaborasi yang perlu diselenggarakan demi tercapainya sukses layanan pengembangan kompetensi ASN di Jawa Barat.

Beberapa kegiatan inovasi yang berhasil diselenggarakan di 2020 antara lain kegiatan revitalisasi eLibrary BPSDM Jabar dengan motor penggerak BAKUL JAMU, kegiatan layanan untuk ASN VIP (Visioner, Inspiratif, Produktif) melalui portal prajaberdaya.id, dan kegiatan pembelajaran jarak jauh atau e-Learning GELAR PRAJA BERDAYA yang merupakan akronim dari Gerakan Literasi Aparatur Jawa Barat Berbudaya Juara.

Sementara di 2021 sedang dikembangkan kegiatan layanan ASN untuk dapat belajar secara virtual mandiri melalui program e-Learning SISTA PRAJA atau Sistem Pembelajaran Aparatur Jabar Diajar, lalu layanan Penguatan Orientasi dan Wawasan Kepemimpinan dalam Organisasi yang disingkat sebagai POWER, serta layanan Rumah ASN di BPSDM Jabar.

BAKUL JAMU, sebagai akronim dari Baca Buku Dulu Lalu Menjadi Makelar Ilmu, merupakan salah satu layanan dari perpustakaan digital atau eLibrary BPSDM Jabar. Para anggota dan pengunjung eLibrary BPSDM mengakses fasilitas ini melalui aplikasi di playstore dari telepon genggam atau komputer. BPSDM Jabar memantik dan mendorong peningkatan kompetensi literasi digital para ASN yang menjadi pembaca buku digital di elibrary ini, dengan penyelenggaraan pelatihan pembuatan mikroblog untuk penulisan dan penayangan review digital, yang kemudian disebarluaskan melalui jaringan media sosial oleh para anggota perpustakaan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved