Penetapan Tersangka Kasus Keracunan di Karawang, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium Forensik

Oliestha mengatakan, kasus keracunan puluhan warga yang diduga karena menyantap nasi berkat usai pengajian itu sudah dalam tahap penyidikan.

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/Cikwan Suwandi
Korban keracunan di Karawang tengah mendapat perawatan di Puskesmas Kotabaru. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Polres Karawang masih menunggu hasil sampel laboratorium forensik Mabes Polri untuk menetapkan tersangka kasus dugaan keracunan nasi berkat di Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.

"Penetapan tersangka menunggu hasil forensik," kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (7/9/2021).

Oliestha mengatakan, kasus keracunan puluhan warga yang diduga karena menyantap nasi berkat usai pengajian itu sudah dalam tahap penyidikan.

"Sudah naik sidik," katanya.

Selain itu, Oliestha juga menyebutkan pemeriksaan saksi pun bertambah. Saat ini pihak kepolisian telah memeriksa 13 saksi dalam kasus tersebut.

Ia sendiri belum bisa memastikan, hasil sampel dari laboratorium forensik kapan keluarnya. Sebelumnya pihak kepolisian telah mengambil sampel dari darah, urine dan muntahan dari korban keracunan yang diduga menyantap nasi berkat.

Dalam kasus tersebut, Oliestha mengatakan, sedikitnya 85 orang mengalami keracunan karena diduga menyantap nasi berkat. Dua orang diantarnya meninggal dunia.

Baca juga: Korban Keracunan Makanan di Karawang Kembali Bertambah, Satu Orang Meninggal Usai Dirawat Intensif

Baca juga: Imbas 121 Warga Keracunan di Sukabumi, Resepsi Pernikahan Dibatalkan, Penyelenggara Hajatan Ditahan?

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved