Innalillahi Balita 2,5 Tahun Korban Majelis Ambruk di Bogor Meninggal, Sempat Dijenguk Dedi Mulyadi
Seorang balita berusia 2,5 tahun yang jadi korban bangunan ambruk di Ciomas Bogor meninggal dunia, sempat dijenguk dan dibantu Dedi Mulyadi
TRIBUNJABAR.ID - Seorang balita berusia 2,5 tahun yang jadi korban bangunan ambruk di Ciomas Bogor meninggal dunia.
Sebelumnya, balita berinisial RY (2,5) tersebut sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bogor.
Ia menjadi satu di antara korban ambruknya Majelis Taklim Ashobiyyah di Kampung Ciapus, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, pada Minggu (7/9/2025) lalu.
Sejak kejadian hingga menjalani perawatan di RSUD Kota Bogor, kondisi balita 2,5 tahun itu koma, tak sadarkan diri.
Saat dirawat, para korban termasuk RY sempat dijenguk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menangani musibah yang terjadi di Bogor tersebut.
Nahas, kini kabar duka menimpa balita tersebut yang akhirnya nyawanya tak tolong.
Baca juga: Puluhan Warganya di Bogor Jadi Korban Bangunan Ambruk, Respons Dedi Mulyadi Beri Solusi BPJS di RS
Direktur Utama RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir mengatakan, RY meninggal dunia pada Kamis (11/9/2025).
“Meninggal dunia sekitar pukul 14.25 WIB tadi,” kata dr Ilham kepada TribunnewsBogor.com.
RSUD Kota Bogor sudah melakukan tindakan operasi.
RY sebelumnya mengalami pendarahan dibagian otaknya.
“Jadi dua hari lalu kondisinya memburuk di ICU. Terus kita operasi dengan harapan pendarahan yang di kepalanya itu bisa kita atasi,” ujarnya.
Dokter RSUD berusaha maksimal agar RY bisa normal.
Pasca operasi kondisi RY terus memburuk dan alhasil tidak tertolong.
“Tapi kita sudah berusaha maksimal, ternyata akhirnya meninggal ya karena pendarahan di kepala,” ujarnya.
RY akan segera dibawa oleh keluarganya dan dimakamkan.
balita
korban
bangunan ambruk
Majelis Taklim Ashobiyyah
meninggal dunia
dijenguk
Dedi Mulyadi
RSUD Kota Bogor
| Holis Pemuda Viralkan Jalan Rusak di Garut Dipolisikan, Respons Dedi Mulyadi: Jangan Mengancam! |
|
|---|
| Duka di Indramayu, Tarsitem Kades Tepilih Meninggal Sebelum Dilantik, Sempat Jatuh dan Pingsan |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Cirebon, Niat Nyalip, Pemuda 19 Tahun Tewas Tertabrak Truk |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Umumkan Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan 2026 di Jawa Barat, Sentil Penunggak |
|
|---|
| Kisah Tarsitem: Kades di Indramayu Meninggal Sebelum Dilantik, Sempat Keliling Desa Tengah Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-dan-Majelis-Taklim-Ambruk-di-Bogor.jpg)