Breaking News:

Bayang-bayang Banjir Masih Menghantui Ribuan Warga di Cihanjuang Sumedang

bayang-bayang banjir masih menghantui perkampungan di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Suasana Kantor Pemerintah Desa Cihanjuaang, Cimanggung, Sumedang 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ribuan warga di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, hingga saat ini belum bisa bernafas lega. Pasalnya, bayang-bayang banjir masih menghantui perkampungan itu.

Kepala Desa Cihanjuang Yuyus Yusuf mengatakan, dalam 10 tahun terakhir sebanyak 243 Kepala Keluarga (KK) atau 1328 jiwa yang berada di tiga Dusun, yakni Dusun Bunter, Cijaringao, dan Dusun Babakan kerap terdampak banjir jika musim penghujan tiba.

"Sudah hampir 10 tahun ribuan warga di tiga dusun tersebut kerap terdampak banjir. Warga sudah jenuh dengan kondisi tersebut, kata Yuyus Yusuf, saat ditemui Tribun Jabar.id di ruang kerjanya, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Banjir Kotoran Sapi di Lembang, DLH KBB Tak Bisa Beri Sanksi pada Peternak, hanya Bisa Lakukan Ini

Yuyus mengatakan, meski normalisasi Sungai Cimande telah dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWS Citarum) dalam upaya pengendalian banjir di wilayahnya
pada 2020, lalu. Namun, kata dia, hal tersebut dinilai belum efektif menangani banjir di wilayahnya.

Menurutnya, pada Tahun 2020, lalu, BBWS Citarum kembali melakukan normalisasi Sungai Cimande sepanjang 3,2 kilometer, dan tahun 2020, BBWS Citarum telah melakukan normalisasi sepanjang 600 meter, dan saat ini Pemkab Sumedang akan memperbaiki Kirmir (tanggul penahan bibir sungai) di Dusun Pangsor sepanjang 129 meter.

"Meski sudah dilakukan normalisasi, namun tetap saja banjir, karena saat ini belum efektif menampung volume air jika musim penghujan," katanya.

Meski begitu, untuk menghadapi musim penghujan, pihaknya tdlah melalukan upaya antisipasi banjir di wilayahnya.

"Saya sudah mengimbau warga untuk memperbaiki saluran-saluran air, dan tidak membuang sampah ke Sungai Cimande, sehingga curah hujan tinggi dapat tertampung dengan baik dan mengantisipasi banjir," ucap Yuyus.

Baca juga: Sejumlah Rumah di Lembang Tetiba Diterjang Banjir Kotoran Sapi, Warga Geram, Bukan Kejadian Pertama

Yuyus berharap agar Pemkab Sumedang melalui pihak terkait untuk segera malakukan langkah-langkah strategis untuk bisa mengatasi masalah banjir di wilayahnya.

"Saya berharap, pihak terkait segera mengatasi akar masalah banjir di sini (Cihanjuang). Warga sudah bosan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved