Ini Nih Wisata Ciamis Anti Mainstream, Bentukan Alamnya Unik dan Paling Disukai Para Petualang
Di hulu Sungai Ciputrahaji di Desa Banjaranyar, Desa Cikupa dan Desa Karyamukti Kecamatan Banjaranyar Ciamis ada wisata air terjun anti mainstream
Penulis: Andri M Dani | Editor: Mega Nugraha
“Di Curug Bunton ada batu gantung yang terjepit dua tebing batu,” ujar Opet.
Opet memperkirakan batu gantung yang terjepit di sela tebing batu tersebut besarnya setara truk engkel. Sedikit lebih besar dari ukuran gajah.
Batu raksasa yang menggantung di sela tebing tersebut menambah sensasi keindahan Curug Bunton. Berada di latar depan curug, cocok untuk lokasi foto selfi.
Bagi yang sudah terlatih panjat tebing, batu gantung tersebut juga bagian yang mennantang untuk dipanjat.
“Batu gantung sebesar gajah tersebut memang menjadi bagian dari keindahan dan keunikan Curug Bunton,” ujar Rusli.
Baca juga: Cerita Petani Umbi Porang di Ciamis, Saat Harga Turun, Mereka Malah Masih Untung hingga 50 Persen
Menurut Rusli untuk menjadikan Curug Bunton sebagai objek wisata masih perlu perjuangan. Minimal terlebih dahulu membuat jalan setapak yang ditembok di sepanjang saluran irigasi Bunton dan sampai lokasi curug.
“Soalnya jalan setapak di sepanjang saluran irigasi Bunton itu kan berupa pematang. Jadi kalau musim hujan beceknya luar biasa. Kalau lagi musim kemarau masih mending. Tapi bila sudah ditembok, tentu menjadi lumayan untuk memudahkan akses masuk menuju lokasi Curug Bunton,” katanya
Menurut Rusli, warga dan pemuda setempat pernah mengajukan pembuatan jalan usahatani (JUT) di sepanjang saluran irigasi Buton akses menuju Curug Bunton tyersebut tapi sampai saat ini belum terealisasi.
Padahal bila ada akses jalan setapak yang bagus menuju Curug Bunton tersebut menurut Rusli, tidak hanya Curug Bunton yang bisa dieksplorasi jadi objek wisata Ciamis.
“Tapi ada 5 curug lagi di sepanjang hulu Sungai Ciputrahaji bisa dibuka jadi objek wisata Ciamis. Misalnya Curug Rampag, dan curug lainnya. Di kawasan hutan lindung Pasir Gintung tersebut banyak ditemukan curug, hanya dengan jarak 200 sampai 300 meter ada curug. Lokasi yang cukup menantang bagi penyuka peluangan di alam,” ujar Rusli
Rusli sendiri tiak tahu persis kenapa ada nama Curug Bunton diantara lima curug yang berada di hutan lindung Pasir Gintung tersebut.
“Dari dulu namanya Curug Bunton, saluran irigasinya juga saluran irigasi Bunton. Namanya sedikit aneh, Bunton,” katanya (andri m dani)