Ini Nih Wisata Ciamis Anti Mainstream, Bentukan Alamnya Unik dan Paling Disukai Para Petualang

Di hulu Sungai Ciputrahaji di Desa Banjaranyar, Desa Cikupa dan Desa Karyamukti Kecamatan Banjaranyar Ciamis ada wisata air terjun anti mainstream

Penulis: Andri M Dani | Editor: Mega Nugraha
Dok Warga/Rusli
Keindahan Curug Bunton yang masih perawan di lokasi hutan lindung Pasir Gintung Desa Karyamukti Banjaranyar Ciamis. Di lokasi curug tersebut ada batu gantung sebesar gajah yang terjepit menggantung di dua tebing batu yang curam 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Di hulu Sungai Ciputrahaji di Desa Banjaranyar, Desa Cikupa dan Desa Karyamukti Kecamatan Banjaranyar Ciamis ada lima wisata air terjun atau curug anti maintstream yang nyaris belum terjamah dan biasanya paling dicari para petualang

Salah satu diantaranya adalah Curug Bunton yang berada di perbatasan ketiga desa tersebut. Berlokasi di dalam kawasan hutan lindung yang jarang ditempuh warga.

Akses masuk menuju Curug Bunton ini hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dari kampung terdekat di Dusun Pasir Gintung Desa Karyamukti.

“Sebelum sampai di Curug Bunton, harus menyusuri sisi saluran irigasi Bunton terdulu,” ujar Rusli (32), warga Dusun Pasir Gintung Rt 33 RW 09 Desa Karyamukti  kepada Tribun, Minggu  (5/9).

Setelah sampai di tanggul bendung saluran irigasi Buton tersebut dilanjutkan dengan berjalan kaki lagi menerabas hutan lindung sekitar 300 meter baru sampai di lokasi Curug Bunton.

Baca juga: Bukan Covid-19, Penyakit Ini Sudah Serang Puluhan Warga di Gardujaya Ciamis, Dua Orang Meninggal

“Kebetulan air dari Curug Bunton tersebut dimanfaatkan untuk mengaiari sawah warga. Dibendung dialirkan masuk saluran irigasi Bunton,” katanya.

Sawah-sawah yang diairi di sepanjang saluran irigasi Bunton tersebut menurut Rusli bukan sawah biasa. Melainkan sawah terasering yang indah mirip lukisan alam bila ada hamparan padi menghijau.

“Katanya mirip sawah-sawah terasing di Ubud Bali. Tapi saya belum tahu, seperti apa sawah terasing di Ubud tersebut, Pokoknya indah,” ujar Rusli yang juga guru MI Karyamukti tersebut.

Keindahan sawah terasering di Pasir Gintung yang menakjubkan tersebut kemudian berlanjut dengan kekaguman setelah sampai di lokasi Curug Bunton.

Keindahan Curug Bunton yang masih perawan di lokasi hutan lindung Pasir Gintung Desa Karyamukti Banjaranyar Ciamis.  Di lokasi curug tersebut ada batu gantung sebesar gajah yang terjepit  menggantung di dua tebing batu yang curam cocok untuk lokasi selfi
Keindahan Curug Bunton yang masih perawan di lokasi hutan lindung Pasir Gintung Desa Karyamukti Banjaranyar Ciamis. Di lokasi curug tersebut ada batu gantung sebesar gajah yang terjepit menggantung di dua tebing batu yang curam cocok untuk lokasi selfi (Dok Warga)

Curug Bunton tersebut merupakan aliran air yang jatuh dari tebing batu setinggi lebih dari 40 meter, berada dalam hutan yang sunyi. Di kelilingi pohon-pohon besar yang rimbun maupun belukar yang hijau.

“Curugnya masih jarang  dikunjungi. Belum jadi objek wisata Ciamis, paling juga ada kegiatan susur sungai seperti yang dilakukan rekan-rekan dari SMK Pasawahan dan MI Pasawahan kemarin (Sabtu, 4/9). Kebetulan saya ikut mendampigi,” katanya.

Sekitar 12 orang siswa SMK Pasawahan dan guru MI Pasawahan Banyaranyar, Sabtu (4/9) siang melakukan kegiatan susur sungai di hulu Sungai Cviputrahaji tersebut. Dengan target tujuan Curug Bunton.

“Indhnya luar biasa, capek-capek jalan kaki sejauh 3 km terobati begitu sampai di lokasi curug,” ujar Opet, aktivis pramuka yang juga koordinator rombongan kegiatan susur sungai Curug Bunton Sabtu (4/9) tersebut.

Selain indah, menurut Opet kepada Tribun, ada hal yang istimewa yang ditemukan di Curug Bunton. Nyaris tidak ditemukan di curug manapun.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved