Ebenz Burger Kill Meninggal Disebut Kena Serangan Jantung Mendadak, Kenali Penyebab Serangan Jantung
Gitaris band metal asal Bandung, Burger Kill, Aris Tanto alias Eben meninggal dunia di usia 46 tahun dan disebut kena serangan jantung
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Gitaris band metal asal Bandung, Burger Kill, Aris Tanto alias Ebenz meninggal dunia di usia 46 tahun dan disebut kena serangan jantung pada Jumat (8/9/2021).
Ebenz meninggal diperkirakan karena serangan jantung yang pingsan ketika sedang tapping acara musik. Sang istri dari Ebenz Burger Kill, Anggi Pratiwi sesekali dikunjungi kerabatnya yang datang mengucapkan bela sungkawa atas kepergian sang suami.
Anggi Pratiwi pun tidak menyangka akan kepergian Ebenz Burger Kill yang begitu tiba-tiba.
"Waktu pagi masih sehat, dan ada syuting virtual. Saya dapat kabar di panggung pingsan. Kemungkinan jantung, tapi belum tahu detailnya gimana," ujar Anggi saat ditemui di kediamannya, Jumat (3/9/2021).
Anggi mengatakan, Ebenz tidak memiliki riwayat penyakit jantung karena selama ini Eben juga tidak mau memeriksakan badannya.
"Selama ini fisik mah sehat, badan juga sehat," ujarnya.
Baca juga: Cerita Addy Gembel Bersahabat 20 Tahun dengan Eben Burger Kill, Kini Susul Ivan Scumbag sang Vokalis
Eben memang tidak memberikan pertanda atau pesan khusus untuk Anggi sebelum meninggal. '
"2 hari yang lalu dia bilang apapun itu pasti Tuhan punya rencana yang baik, itu pesan dia," ujarnya.
Serangan Jantung Mendadak
Serangan jantung mendadak sendiri disebabkan suplai darah ke jantung yang tiba-tiba terganggu.
Suplai darah yang terganggu ini biasanya tidak terjadi begitu saja.
Jumlah darah ke jantung akan berkurang ketika satu atau lebih arteri koroner tersumbat. Penyumbatan ini terjadi karena penumpukan berbagai zat (plak), seperti kolesterol.
Kondisi ini kerap disebut dengan penyakit jantung koroner (PJK). Serangan jantung akan terjadi ketika plak tersebut pecah dan menyebabkan gumpalan darah di lokasi pecahnya plak.
Gumpalan ini kemudian memblokir suplai darah ke jantung dan memicu serangan jantung. Tapi ini bukan satu-satunya penyebab serangan jantung mendadak.
Faktor Gaya Hidup
Gaya hidup juga dikaitkan dengan serangan jantung pada orang berusia di bawah 40 tahun. Kebiasaan konsumsi alkohol, rokok, hingga obat-obatan terlarang (terutama kokain) dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/liang-lahat-untuk-eben.jpg)