Breaking News:

BPJS Kesehatan Soreang Gelar Aksi Donor Darah dan Plasma Konvalesen

Kami terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan kantung darah, salah satunya bekerjasama dengan instansi-instansi

Editor: bisnistribunjabar

TRIBUNJABAR.ID Soreang, Jamkesnews – Sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat penderita Covid-19, BPJS Kesehatan Cabang Soreang bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung melaksanakan kegiatan transfusi darah dan plasma konvalesen, Selasa (24/08). 

Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Elfira Rosa menyampaikan bahwa kegiatan BPJS Kesehatan Peduli ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT BPJS Kesehatan ke-53 yang melibatkan partisipasi aktif dari seluruh pegawai BPJS Kesehatan untuk masyarakat membutuhkan transfusi darah melalui PMI.

“Di tengah kondisi masyarakat saat ini yang masih belum kondusif, kami harap ini dapat membantu PMI dalam memenuhi pasokan darah yang masih menjadi kebutuhan setiap harinya di dunia medis dalam menyelamatkan nyawa orang banyak. Kegiatan ini salah satu bentuk gotong royong Duta BPJS Kesehatan Cabang Soreang, semoga darah yang kita sumbangkan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Elfira 

Selain membantu sesama, Elfira mengatakan kegiatan donor darah juga sangat bermanfaat untuk kesehatan pendonor karena terdapat pergantian sel darah baru. Ia menambahkan, dengan mendonor darah dapat menyelamatkan satu kehidupan atau bahkan beberapa nyawa sekaligus.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Sub Bagian Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung, Binbin Irawan menyampaikan bahwa dirinya bersama tim terus berupaya memenuhi kebutuhan darah di Kabupaten Bandung.

"Kami terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan kantung darah, salah satunya bekerjasama dengan instansi-instansi, yang pada hari ini terlaksana dengan BPJS Kesehatan Cabang Soreang. Kami sangat bersyukur sekali karena ini tentunya menambah stok kantung darah di Kabupaten Bandung," jelas Binbin.

Binbin menjelaskan bagaimana mudahnya administrasi sebagai pendonor yaitu peserta harus mengisi administrasi diantaranya data identitas, riwayat penyakit, berat badan dan sebagainya. Selanjutnya petugas akan melakukan pengecekan sel darah merah (hemoglobin), dan bagian terakhir petugas akan melakukan cek tensi darah. Proses tersebut sangat penting dilaksanakan guna memastikan kesehatan si pendonor tidak terganggu dan juga untuk menghindari risiko pada penerima darah.

Bila seseorang mendonorkan darah, tubuhnya akan menggantikan volume darah dalam waktu 48 jam setelah donor. Semua sel darah merah yang hilang akan diganti dalam waktu 4 sampai 8 minggu dengan sel-sel darah merah yang baru. Proses pembentukan sel-sel darah merah yang baru akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien dan produktif.

"Kegiatan seperti ini tentu sangat membantu kami dalam memperoleh pendonor darah. Dimasa Covid-19 ini, pendonor darah semakin berkurang sehingga stok darah menjadi menipis. Oleh sebab itu, kami sangat mengapresiasi BPJS Kesehatan Cabang Soreang yang telah berpartisipasi. Semoga kegiatan seperti ini dilakukan oleh BPJS Kesehatan secara rutin, dan PMI Kabupaten Bandung siap memfasilitasi,” tegasnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved