Awalnya Menolak, Warga Panjunan Kota Bandung Kini Berburu Vaksin Covid-19, Syarat Masuk Mal

Warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, sudah 50 persen mendapat vaksin Covid-19. Padahal, dua bulan lalu belum ada.

Penulis: Tiah SM | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Warga RW 05 Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, menerima masker gratis dari Lurah Panjunan Iya Sunarya, Jumat (27/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, sudah 50 persen mendapat vaksin Covid-19.

Padahal, dua bulan lalu belum ada satu pun yang divaksin.

Lurah Panjunan, Iya Sunarya, bersama Babinkamtibmas dan Babinsa setiap hari berkeliling door to door menyusuri gang sempit untuk woro-woro edukasi tentang bahaya Covid.

Pada Jumat (27/8/2021) misalnya, Iya menggunakan pengeras suara, mengimbau agar warga selalu memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan.

Tak hanya menyuruh melakukan protokol kesehatan, Lurah juga meminta warga untuk segera divaksin.

Warga RW 05 Kelurahan Panjunan pun menyambut antusias kedatangan petugas, apalagi ada pembagian masker.

Ketua RW 05 Idrus mengatakan warga dalam dua bulan terakhir hampir setiap hari ada yang divaksin di puskesmas.

"Warga RW 05 sudah 60 persen divaksin karena puskesmas ada di RW 05 sehingga setiap hari ada jatah divaksin 2 orang," ujar Idrus.

Lurah Panjunan Iya Sunarya bersama Babinsa Serma Yudha dan Babinkantibmas Bripka Sugianto terus mendata warga yang belum divaksin.

Warga yang menolak diberi edukasi dan penjelasan tentang pentingnya vaksinasi.

Menurut Iya, selama tiga bulan woro-woro, banyak warga yang semula menolak vaksin akhirnya mau divaksin.

Apalagi kini sertifikat vaksin jadi syarat untuk masuk mal, naik kereta, dan lain-lain.

"Semula menolak vaksin kini warga berburu vaksin karena jadi persyaratan sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan," ujar Iya.

"Warga Kelurahan Panjunan ada 7.000, terbagi menjadi 6 RW. Yang divaksin baru 50 persen, untuk mengejar 100 persen kami akan terus edukasi dan menggelar vaksinasi massal," ujar Iya.

Iya mengatakan, Sabtu 28 Agustus 2021 akan digelar vaksinasi massal di warung Koplok dengan sasaran 555 orang. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved