Breaking News:

Petugas Bubarkan Dangdutan dan Singa Depok di Resepsi Pernikahan di Bandung Barat

Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin, mengatakan, saat pembubaran, pemilik acara sempat memaksa petugas agar dangdutan dan singa depok diteruskan

Dokumentasi Satpol PP KBB
Petugas membubarkan acara dangdutan dalam resepsi pernikahan di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat ( KBB ), Senin (16/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Acara singa depok dan dangdutan dalam resepsi pernikahan yang digelar warga di Kampung Cimanggu RT 1/12, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat ( KBB ) dibubarkan Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ), Senin (16/8/2021).

Pembubaran karena resepsi pernikahan itu berlangsung saat pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4. Masih dilarang ada hiburan sehingga sang empunya acara dianggap melanggar aturan PPKM.

Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin, mengatakan, saat pembubaran, pemilik hajatan sempat memaksa petugas agar acara hiburan singa depok dan dangdutan itu tetap dilanjutkan karena sudah terlanjur digelar.

"Mereka awalnya tetap ingin diadakan kegiatan, akhirnya kami tetapkan yang bersangkutan untuk diberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring) karena sudah kami berikan teguran lisan, tapi tetap memaksa," ujarnya saat dihubungi, Senin (16/8/2021).

Sang pemilik acara itu, kata Asep, harus mengikuti sidang tipiring di Pengadilan Negeri Bale Bandung dan nantinya mereka dikenakan sanksi denda dengan besaran sesuai keputusan hakim.

Petugas membubarkan acara singa depok dan dangdutan dalam resepsi pernikahan di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat ( KBB ), Senin (16/8/2021).
Petugas membubarkan acara singa depok dan dangdutan dalam resepsi pernikahan di Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat ( KBB ), Senin (16/8/2021). (Dokumentasi Satpol PP KBB)

Baca juga: Satgas Covid-19 Jabar Dukung Pembubaran Pesta Ulang Tahun Wali Kota Bekasi di Cisarua Bogor

"Sidangnya hari Rabu (18/8/2021) di Bale Bandung dan mereka pasti akan dikenakan sanksi denda," kata Asep.

Ia mengatakan, pembubaran acara tersebut setelah Satpol PP mendapat laporan dari masyarakat dan anggota Satpol PP turun ke lapangan untuk menindaklanjuti laporan warga tersebut.

"Saat dicek ternyata benar ada hiburan singa depok dan dangdutan. Akhirnya, dengan sangat terpaksa, kami bubarkan setelah kami berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan," ucapnya.

Asep memastikan acara ini tidak ada izin dari Satgas Covid-19.

"Mereka tetap menggelar acara hiburan dengan cara mencuri-curi kesempatan karena lokasinya cukup jauh dari pusat kota sehingga mereka berpikir tidak akan ketahuan petugas," ujarnya.

Ia mengaku Satpol bersikap sopan dan berkoordinasi dengan pemilik acara saat pembubaran tersebut. "Intinya, kami tidak arogan," kata Asep.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved