Breaking News:

Satgas Covid-19 Jabar Dukung Pembubaran Pesta Ulang Tahun Wali Kota Bekasi di Cisarua Bogor

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Barat mengapresiasi langkah tegas Satgas COVID-19

Tribun cirebon/ Mutiara Suci
Ketua Harian Satgas Covid-19 Jabar, Daud Achmad 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Barat mengapresiasi langkah tegas Satgas COVID-19 Kecamatan Cisarua yang membubarkan acara ulang tahun Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Ketua Harian Satgas COVID-19 Jabar, Daud Achmad, mengatakan sikap tegas aparat kewilayahan tersebut patut dicontoh karena mereka tidak memandang bulu dalam penegakkan aturan, khususnya aturan protokol kesehatan (prokes) di tengah pandemi COVID-19.

Di sisi lain, aksi ini adalah wujud nyata dari Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, yang menjadikan aparat kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa menjadi pelaku penegak prokes untuk menekan angka penyebaran COVID-19.

"Saya apresiasi, kepada Satgas dan Pak Camat yang secara tegas telah melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku di daerahnya tanpa pandang bulu," kata Daud melalui telepon, Selasa (16/2).

Baca juga: Hanna Ratu Bulan, Gadis Cantik Putri The Queen of Pantura, Bagikan Sembako ke Korban Banjir

Daud pun menyampaikan apresiasinya, khususnya kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi yang menaati tindakan tegas Satgas COVID-19 Kecamatan Cisarua tersebut.

"Saya apresiasi kepada kedua belah pihak, termasuk kepada wali kota yang menaati tindakan satgas di lapangan," ujarnya.

Daud mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, termasuk tentang kemungkinan pemberian sanksi.

"Soal kemungkinan sanksi, kita serahkan sepenuhnya kepada Satgas Kabupaten Bogor, mereka yang lebih paham. Tapi, saya kira pembubaran juga sudah menjadi sanksi, apalagi acara itu kan katanya melibatkan keluarga dan dilaksanakan di vila yang cukup besar. Tapi, yang pasti, apapun bentuknya, kerumunan saat ini dilarang," katanya.

Baca juga: Meski Jam Operasional Dilonggarkan, Pengunjung Mal BIP Kota Bandung Tetap Sepi

Daud berharap, kejadian serupa tidak terulang, terlebih melibatkan pejabat publik yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat dalam penerapan prokes guna menekan potensi penularan COVID-19.

"Kita berharap, acara-acara yang menimbulkan kerumunan tidak terulang, apalagi melibatkan pejabat publik karena COVID-19 ini kan penyakit yang dipicu kerumunan," kata Daud.

Sebelumnya, Bupati Bogor, Ade Yasin dalam keterangan yang diterima Senin malam (15/2) menuturkan pesta Rahmat Effendi itu terjadi pada awal Februari lalu.

Berdasarkan laporan Satgas Penanganan COVID-19 Kecamatan Cisarua, mereka mendapatkan laporan dari warganya terkait dengan adanya kerumunan di sebuah vila di kawasan Puncak.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved