Breaking News:

Perlu Diketahui Kaum Perempuan, Apakah Disuntik Vaksin Saat Menstruasi Berdampak Pada Siklus Haid?

European Medicines Agency (EMA) mengatakan komite keamanannya telah mempelajari kasus gangguan menstruasi yang dilaporkan setelah vaksinasi

Editor: Siti Fatimah
freepik
Ilustrasi menstruasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Menstruasi dialami hampir oleh semua kaum perempuan. Setiap perempuan mempunyai siklus yang tidak sama, namun biasanya selama 7 hari.

Saat menstruasi ada perempuan yang merasakan sejumlah gangguan, mulai dari anemia, pusing, mudah lelah, dan sejumlah keluhan lainnya.

Namun banyak juga yang tidak merasakan gejala-gejala tersebut.

Baca juga: Deretan Manfaat Daun Sirih untuk Wanita, Buat Kulit Glowing dan Kurangi Kram Perut Saat Menstruasi

Dengan kondisi seperti itu, muncul pertanyaan apakah bisa mendapat suntikan vaksin Covid-19?

Sedang menstruasi tapi harus melakukan vaksin? Apakah akan mengganggu siklus haid selanjutnya?

Sejauh ini belum ada hubungan sebab akibat antara vaksin Covid-19 dengan gangguan menstruasi, regulator obat Eropa mengatakan pada hari Jumat (06/08/2021) seperti dimuat di Reuters.

European Medicines Agency (EMA) mengatakan komite keamanannya telah mempelajari kasus gangguan menstruasi yang dilaporkan setelah vaksinasi, menambahkan bahwa pihaknya telah meminta lebih banyak data dari pengembang vaksin untuk menilai masalah tersebut.

Baca juga: Manfaat Daun Sirih untuk Wanita ketika Datang Bulan, Redakan Nyeri Menstruasi atau Kram Perut

Gangguan menstruasi dapat terjadi karena berbagai alasan, mulai stres dan kelelahan hingga kondisi medis yang mendasarinya seperti fibroid dan endometriosis.

Secara terpisah, EMA pada hari Jumat merekomendasikan bahwa trombositopenia imun, atau trombosit darah rendah, pusing dan tinnitus, atau denging di telinga, ditambahkan ke label vaksin satu kali suntik (single-shot) Johsonn&Johnsonn sebagai kemungkinan reaksi merugikan.

EMA menekankan bahwa manfaat vaksin J&J masih melebihi risiko apapun, menambahkan bahwa pihaknya telah menganalisis 1.183 kasus pusing dan lebih dari 100 kasus tinnitus untuk mencapai kesimpulannya. 

Baca juga: Begini Cara Melacak Menstruasi dengan Tepat

EMA bulan lalu mendaftarkan gangguan degenerasi saraf yang langka, sindrom Guillain-Barré (GBS), sebagai kemungkinan efek samping langka dari vaksin Covid-19 produksi J&J. 

EMA juga telah menambahkan GBS sebagai kemungkinan efek samping dari vaksin Covid-19 AstraZeneca dan mengatakan pada hari Jumat (06/08/2021), bahwa pihaknya masih memantau laporan tersebut.

Baik vaksin J&J dan AstraZeneca menggunakan teknologi serupa tetapi dengan versi virus flu yang berbeda untuk memberikan instruksi pembangunan kekebalan ke tubuh.

Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Disuntik Vaksin Apakah Bisa Berdampak pada Siklus Menstruasi? Simak Penjelasannya, 

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved