Sabtu, 11 April 2026

Bertugas Setelah Salat Subuh, Kaki Serka Dian Tertembak Peluru, Dijenguk KSAD Andika Perkasa

Kondisi luka tembakan pada kaki Serka Dian Herdiana (32) cukup parah hingga tulangnya hancur namun ia bisa sembuh.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
YouTube/TNI AD
Serka Dian menceritakan kronologi dia tertembak di kaki. Lukanya parah namun ajaibnya saraf tidak rusak. 

TRIBUNJABAR.ID - Kondisi luka tembakan pada kaki Serka Dian Herdiana (32) cukup parah hingga tulangnya hancur namun ia bisa sembuh.

Prajurit Yonif 310/KK itu mengalami keajaiban. Dokter mengatakan luka tembakan besar dan tembus dari sisi luar ke dalam.

Namun, peluru itu tidak mengenai saraf dan pembuluh darah.

Baca juga: Dikawal TNI-Polri, Penyaluran Beras Bansos Selama PPKM Darurat di Subang Selesai Sesuai Target

Serka Dian Herdiana bisa kembali pulih. Jaringan kaki Serka Dian masih 'hidup'.

Hal tersebut diketahui saat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjenguknya di rumah sakit.

Kunjungan itu diunggah di YouTube TNI AD pada 11 Juli 2021.

Serka Dian yang masih terbaring di kasur menceritakan kronologi penembakan yang menimpanya.

Penembakan itu terjadi setelah Serka Dian melaksanakan pengobatan massal.

Ia mendapat perintah mengobati masyarakat setelah salat Subuh berjamaah.

Setelah mengobati, Serka Dian dan anggota TNI lainnya kembali ke pos menggunakan mobil.

Serka Dian yang ditembak setelah bertugas
Serka Dian yang ditembak setelah bertugas (YouTube/TNI AD)

Namun, peristiwa tidak diinginkan terjadi. Mobil yang dinaiki mogok di tengah jalan.

"Kami langsung merapat kembali menuju pos, di sela-sela pertengahan pos, sekitar 30 menitan tempatnya di jembatan, sehabis melewati jembatan tepatnya di posisi jalan menanjak, mobil mogok," ujarnya, dikutip Tribunjabar.id pada 10 Agustus 2021.

Peristiwa tersebut tidak menguntungkan. Serka Dian kemudian mengambil tindakan.

"Anggota turun mengambil tindakan pengamanan kiri-kanan. Kemudian setelah itu sebagian mengamankan kiri-kanan, empat orang termasuk yang terkena tembakan mendorong mobil tersebut karena mobil tersebut berada di posisi tanjakan," ungkapnya.

Keadaan tidak membaik. Sebuah motor mengarah ke mereka dari ketinggian. Tembakan bertubi-tubi tidak terelakkan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved