Bertugas Setelah Salat Subuh, Kaki Serka Dian Tertembak Peluru, Dijenguk KSAD Andika Perkasa
Kondisi luka tembakan pada kaki Serka Dian Herdiana (32) cukup parah hingga tulangnya hancur namun ia bisa sembuh.
Pratu Romy lahir dari ayah seorang satpam dan ibu yang bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Selama di rumah sakit, Pratu Rom tidak ditemani keluarganya sebab ayah dan ibu Pratu Romy tinggal di Kalimantan Barat.
Ada alasan keluarganya tak bisa menemani Pratu Romy yang dirawat di Jakarta.
Ayah Romy tidak bisa meninggalkan pekerjaan. Selain itu, kondisi ekonomi keluarganya pun tidak memungkinkan.
"Enggak ada duit. Mau tapi..." ujar ayah Romy dalam sambungan telepon.
Kemudian KSAD Andika Perkasa menyanggupi untuk memfasilitasi kelurga Romy untuk menjenguk ke Jakarta.
"Kalau gitu gini nanti akan dibayarin. Persiapan saja," ucap Andika Perkasa.
Tidak hanya orangtua Romy namun pacar Romy, Cindi Permiati juga diminta ke rumah sakit.
Awalnya Romy tidak ingin membuat orangtua dan pacarnya khawatir.
Romy meminta sang pacar untuk tidak ke Jakarta ketika Cindi berencana untuk menjenguk.
Namun ketika Andika Perkasa meminta datang. Romy segera berubah pikiran.
Romy menelepon kekasih yang sudah menjadi tunangannya itu.
Baca juga: Istri KSAD Andika Perkasa Tak Kuasa Bendung Air Mata Saat Jenguk Personel TNI yang Tertembak
Sang pacar yang berada di Yogyakarta menyanggupi pergi ke Jakarta.
"Yang, halo, kamu mau datang ke Jakarta lihat saya enggak? Nanti dibayarin Bapak Kasad," kata Romy.
Panggilan sayang Romy kepada pacar memantik sorakan dari prajurit lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/serka-dian-menceritakan-kronologi-dia-tertembak-di-kaki.jpg)