Rabu, 15 April 2026

Termasuk Penyakit Kronis Nomor Satu yang Dialami Anak-anak, Ini Tips Menjaga Agar Gigi Tak Berlubang

Kesehatan gigi dan mulut termasuk mencegah gigi berlubang dapat menunjang aktivitas dan tumbuh kembang anak-anak

Editor: Siti Fatimah
dentureliving
Ilustrasi Gigi- Kesehatan gigi dan mulut yang terjaga dengan baik dapat menunjang aktivitas dan tumbuh kembang si kecil di kemudian hari. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bagain tubuh yang  kerap diabaikan adalah gigi. Padahal bagian ini tak kalah pentingnya untuk diperhatikan, bahkan sejak usia dini. Kesehatan gigi harus sudah ditanamkan kepada anak-anak.

Dikutip dari laman resmi Unair, di Indonesia, gigi berlubang atau karies gigi pada anak menduduki urutan pertama sebagai penyakit kronis yang paling banyak dialami oleh anak-anak usia sekolah.

Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk untuk peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut si kecil sejak dini.

Kesehatan gigi dan mulut yang terjaga dengan baik dapat menunjang aktivitas dan tumbuh kembang si kecil di kemudian hari.

Dosen kedokteran gigi anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (FKG UNAIR) drg. Tania Saskianti, Sp.KGA., Ph.D mengatakan bahwa gigi berlubang atau karies merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri dalam rongga mulut dan juga karena makanan manis atau asam.

“Sebenarnya sejak bayi lahir itu sudah ada bakteri baik dan jahat dalam mulutnya. Namun kedua jenis bakteri ini harus seimbang agar kesehatan gigi dan mulut anak tetap terjaga,” ungkapnya yang juga sebagai Dokter Spesialis Gigi Anak Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) itu.

Sikat Gigi Sehari Dua Kali

Menurut drg. Tania yang paling penting adalah sikat gigi sehari dua kali pada waktu yang tepat yaitu sebelum tidur malam dan setelah sarapan pagi.

Menggosok gigi sebelum tidur sangat dianjurkan karena saat tidur selama delapan jam tidak terdapat air saliva (air ludah, Red) pada mulut si kecil.

Sehingga jika bakteri tidak segera dihilangkan saat sebelum tidur, maka akan membuat rongga mulut menjadi asam dan menyebabkan gigi berlubang.

“Kalau misal ingin sikat gigi ditengah-tengah dua waktu tersebut pun diperbolehkan, yang penting dua waktu itu harus dilakukan,” ungkapnya yang telah mengabdi delapan tahun di RSUA itu.

Pemilihan Pasta Gigi

Pemilihan pasta gigi bagi anak yang sudah bisa berkumur dianjurkan memakai pasta gigi yang mengandung fluoride. Sebab, kandungan fluoride dapat menguatkan gigi.

Namun drg Tania tidak menganjurkan terlalu banyak penggunaan pasta gigi agar kandungan fluoride tidak tertelan.

Besar penggunaan pasta gigi untuk anak 6 tahun sebesar biji kedelai dan untuk anak diatas 6 tahun sebesar biji jagung.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved