Breaking News:

Ribuan Obat Tradisional Tanpa Izin Disita BBPOM, Ada Untuk Asam Urat dan Pegal Linu, Ini Lengkapnya

Kepala BBPOM Bandung, Susan Gracia Arpan mengatakan, ribuan obat tradisional itu diduga akan segera diedarkan ke seluruh Jawa Barat. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Obat-obatan tradisional yang disita Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ribuan obat tradisional tapa izin edar disita Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, dari sebuah toko di Tasikmalaya, Rabu 28 Juli 2021. 

Kepala BBPOM Bandung, Susan Gracia Arpan mengatakan, ribuan obat tradisional itu diduga akan segera diedarkan ke seluruh Jawa Barat. 

"Beberapa hari lalu tim juga melakukan penghentian pengedaran obat tradisional tanpa izin edar dan beberapa obat tradisional yang sudah masuk kategori Badan POM mengandung bahan kimia obat," ujar Susan Gracia Arpan, didampingi anggota Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, di Kantor BPOM Bandung, Selasa (3/8/2021). 

Dalam aturan, kata dia, obat tradisional seperti jamu dan herbal hanya dikonsumsi untuk menambah kesehatan, bukan untuk pengobatan.

Sebab, kata dia, obat tradisonal berbahan kimia akan merusak kesehatan diantaranya jantung dan ginjal

"Di situasi pandemi ini mencari herbal jangan sampai disusupi oleh obat tradisional yang justru membahayakan kesehatan, imunitas malah turun rawan terpapar," katanya. 

Menurut Susan, total barang bukti yang diamankan setara dengan nilai uang Rp 850 juta.

Pihaknya, segera menindaklanjuti temuan tersebut kepada tahapan hukum selanjutnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved