Vaksinasi Covid di Majalengka

Vaksinasi Anak di Majalengka Digeber, Target Tuntas 3 Bulan ke Depan

Pemkab Majalengka menggeber pelaksanaan vaksinasi anak. Targetnya selesai 3 bulan ke depan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/ Eki Yulianto
Sejumlah santri dari Ponpes Santi Asromo di Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka disuntik vaksin Covid-19, Rabu (28/7/2021). Pelaksanaan vaksinasi digelar dalam launching vaksinasi Covid-19 untuk usia 12-17 tahun tingkat Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menargetkan vaksinasi Covid-19 untuk 99.184 anak usia 12-17 tahun bisa dituntaskan selama tiga bulan ke depan.

Hal itu didukung dengan mengerahkan 684 vaksinator yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan.

“Insya Allah tiga bulan ke depan untuk remaja selesai. Selain itu, pelayanan vaksinasi akan dilaksanakan di sekolah-sekolah, tepatnya di 126 SMK/MA dan 129 SMP/MTs,” ujar Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Sabtu (31/7/2021).

Menurutnya, pelayanan vaksinasi dilaksanakan oleh 684 orang vaksinator serta relawan yang sudah direkrut oleh pemerintah dan sebagian di antaranya ditempatkan di rumah sakit.

Sementara, untuk menangani penderita Covid-19 yang berada di rumah, ditangani oleh puskesmas melalui “Puskesmas Nganjang ka Imah”.

Ia menambahkan, setiap harinya pencanangan target sasaran sebanyak 2.600 anak.

Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana menyampaikan, dalam pelaksanaan vaksinasi pelajar di Majalengka, diperlukan pendekatan khusus dan mobilisasi.

Sebab, banyak anak yang takut dengan suntik.

Sehingga perlu strategi khusus untuk melakukan pendekatan terhadap anak agar bersedia divaksin.

Sementara mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka, menurut Tarsono, secara keseluruhan menunjukan angka penurunan kasus, keterisian ruang isolasi di rumah sakit pun menunjukan penurunan dengan hanya 78 persen tingkat keterisian dari jumlah tempat tidur yang ada.

Sedangkan itu, untuk pencapaian target vaksinasi menunjukan kenaikan yang signifikan.

Berdasarkan data di tingkat Jawa Barat, yang semula berada di posisi dua terbawah kini naik menjadi di posisi empat terbawah.

“Ini artinya masyarakat sudah banyak yang bersedia menjalani vaksinasi. Bahkan kini masyarakat tidak perlu lagi diajak, namun meraka mencari sendiri tempat pelayanan vaksinasi,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Harizal Harahap menambahkan, untuk pelayanan vaksinasi anak di setiap tempat pelayanan diterjunkan 2 tim yang setiap timnya sebanyak 8 orang petugas atau total ada 16 orang.

Kemudian untuk pelayanan di sekolah-sekolah akan dilakukan oleh tenaga kesehatan di puskesmas setempat.

Baca juga: Stok Dosis Vaksin Covid-19 di Majalengka Menipis, Jatah Tinggal untuk Satu Hari ke Depan

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved