Minggu, 12 April 2026

Ada yang Nol Kasus, tapi Sumedang Tetap Zona Merah, Ini Kecamatan Penyumbang Terbanyak Kasus Aktif

Kecamatan Sumedang Utara berada di urutan pertama sebagai kecamatan penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
tribunjabar/hilman kamaludin
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri, mengatakan, Kecamatan Sumedang Utara berada di urutan pertama sebagai kecamatan penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Tim Satgas Penanganan Covid-19 mencatat Kecamatan Sumedang Utara berada di urutan pertama sebagai kecamatan penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19.

"Sumedang masih zona merah Covid-19, dan Sumedang Utara sebagai kecamatan penyumbang kasus positif Covid-19 aktif terbanyak, dengan jumlah kasus sebanyak 51 orang," ucap Ketua Bidang Komunikasi Satgas Penanganan Covid-29 Sumedang Iwa Kuswaeri kepada TribunJabar.id, Minggu (25/7/2021) pagi.

"Sebanyak tiga kecamatan telah dinyatakan nol kasus Covid-19, yakni Kecamatan Cibugel, Kecamatan Ujungjaya, dan Kecamatan Tanjungmedar," kata Iwa.

Selain itu, kata Iwa, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kecamatan Pamulihan menduduki posisi kedua teratas dengan jumlah pasien aktif mencapai 38 orang.

Urutan ketiga dan keempat Kecamatan Cimalaka dan Kecamtan Sumedang Selatan dengan jumlah kasus masing-masing 24 orang.

Menurut Iwa, penambahan kasus positif baru kembali bertambah menyusul 17 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, 2 orang pasien positif meninggal, dan 23 pasien telah dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi mandiri.

"Total ada 26.758 spesimen PCR yang diperiksa, 7.954 terkonfirmasi positif Covid-19, 7.482 pasien telah sembuh,
217 pasien meninggal dunia, 46 dirawat di RSUD Sumedang, dan 209 pasien tengah menjalani isolasi mandiri," kata dia.

Iwa menambahkan, pihaknya mengatakan penerapan PPKM Level 4 ini bukan berarti masyarakat dapat leluasa menjalani aktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pandemi ini belum berakhir. Warga Sumedang diimbau tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved