Breaking News:

Ada yang Nol Kasus, tapi Sumedang Tetap Zona Merah, Ini Kecamatan Penyumbang Terbanyak Kasus Aktif

Kecamatan Sumedang Utara berada di urutan pertama sebagai kecamatan penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
tribunjabar/hilman kamaludin
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Iwa Kuswaeri, mengatakan, Kecamatan Sumedang Utara berada di urutan pertama sebagai kecamatan penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Kabupaten Sumedang melalui Tim Satgas Penanganan Covid-19 mencatat Kecamatan Sumedang Utara berada di urutan pertama sebagai kecamatan penyumbang terbanyak kasus aktif Covid-19.

"Sumedang masih zona merah Covid-19, dan Sumedang Utara sebagai kecamatan penyumbang kasus positif Covid-19 aktif terbanyak, dengan jumlah kasus sebanyak 51 orang," ucap Ketua Bidang Komunikasi Satgas Penanganan Covid-29 Sumedang Iwa Kuswaeri kepada TribunJabar.id, Minggu (25/7/2021) pagi.

"Sebanyak tiga kecamatan telah dinyatakan nol kasus Covid-19, yakni Kecamatan Cibugel, Kecamatan Ujungjaya, dan Kecamatan Tanjungmedar," kata Iwa.

Selain itu, kata Iwa, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kecamatan Pamulihan menduduki posisi kedua teratas dengan jumlah pasien aktif mencapai 38 orang.

Urutan ketiga dan keempat Kecamatan Cimalaka dan Kecamtan Sumedang Selatan dengan jumlah kasus masing-masing 24 orang.

Menurut Iwa, penambahan kasus positif baru kembali bertambah menyusul 17 orang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, 2 orang pasien positif meninggal, dan 23 pasien telah dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi mandiri.

"Total ada 26.758 spesimen PCR yang diperiksa, 7.954 terkonfirmasi positif Covid-19, 7.482 pasien telah sembuh,
217 pasien meninggal dunia, 46 dirawat di RSUD Sumedang, dan 209 pasien tengah menjalani isolasi mandiri," kata dia.

Iwa menambahkan, pihaknya mengatakan penerapan PPKM Level 4 ini bukan berarti masyarakat dapat leluasa menjalani aktivitas tanpa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pandemi ini belum berakhir. Warga Sumedang diimbau tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved