Jadi Komplotan Begal, Oknum Polisi di Medan Sekarat Diamuk Massa, Beraksi Pakai Celana Dinas
Lakukan perampokan, polisi di Sumatera Utara menjadi bulan-bulanan warga hingga sekarat. Bripka Joko melakukan perampokan bersama tujuh temannya
TRIBUNJABAR.ID, MEDAN - Seorang polisi di Sumatera Utara menjadi bulan-bulanan warga hingga sekarat.
Peristiwa ini bermula dari polisi tersebut yang melakukan perampokan terhadap seorang wanita pengendara sepeda motor.
Oknum polisi tersebut, Bripka Joko Albari, bertugas di Polres Pelabuhan Belawan, Medan.
Bripka Joko tidak beraksi sendiri.
Dilansir dari TribunMedan.com, Bripka Joko melakukan perampokan bersama tujuh orang temannya.
Komplotan Bripka Joko Albari Cs ini mencoba mengambil paksa sepeda motor warga dengan modus leasing.
Korbannya adalah seorang wanita bernama Lismawati (32).
Lismawati berani berteriak saat hendak dirampok sehingga mengundang warga untuk menggagalkan aksi perampokan tersebut.
Amuk massa tak terhindari.
Baca juga: Kasir Ditodong Pakai Golok Saat Perampokan Mini Market di Majalaya Bandung, Ini Hukuman Bagi Pelaku
Bripka Joko Albari karena ditinggalkan oleh teman-temannya yang kabur menyelamatkan diri masing-masing.
Massa pun menghakimi Bripka Joko Albari hingga sekarat.
Berikut fakta-fakta Bripka Joko Albari melakukan perampokan dan diamuk massa:
1. Korban Diikuti
Korban Lismawati yang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 4342 MBD hendak pulang dari tempat kerjanya di kawasan Tembung, Kamis (22/7/2021) sore sekitar pukul 18.00 WIB.
Sesampainya di Desa Baru, Kecamatan Batangkuis, Lismawati merasa telah diikuti oleh sejumlah pria berpenampilan cepak yang jumlahnya ada delapan orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ja-oknum-polisi-yang-diduga-merampas-motor-milik-warga-di-deliserdang.jpg)