Kamis, 16 April 2026

Bandung Dapat ''Keistimewaan'' Pembagian Beras Bantuan Pemprov Jabar Imbas PPKM, 10 Kilo Per KK

Kota Bandung dan Kabupaten Bandung akan menjadi sasaran pertama bantuan beras yang disalurkan Pemprov Jabar.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
TRIBUNJABAR.ID/CIPTA PERMANA
Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna dan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menerima bantuan beras dari Kepala Kanwil Bulog Divre Jabar, Taufan Akib secara simbolis dalam peluncuran distribusi program bantuan beras PPKM 2021 Jawa Barat di Gudang Bulog Jabar, Minggu (18/7/2021). Kota Bandung dan Kabupaten Bandung akan menjadi sasaran pertama bantuan beras yang disalurkan Pemprov Jabar. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Bandung dan Kabupaten Bandung akan menjadi sasaran pertama bantuan beras yang disalurkan Pemprov Jabar.

Bantuan beras itu diberikan kepada warga terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dodo Suhendar, mengatakan, setelah Kota dan Kabupaten Bandung, bantuan itu baru disebar ke 25 daerah lainnya di Jawa Barat.

Dodo mengatakan terdapat sekitar 38.730.370 kilogram beras jenis premium untuk 3.873.037 penerima di Jabar.

Dengan demikian satu keluarga menerima 10 kilogram beras.

"Penerima bantuan ini sudah terdata sehingga bisa lebih cepat dalam pendistribusian. Bansos beras harus segera disampaikan agar tepat sasaran. Hari ini kita mulai untuk sasaran PKH dan program bantuan sosial tunai," ujar Dodo melalui ponsel, Minggu (18/7/2021).

Dodo mengatakan bantuan yang akan disebarkan lewat Kementerian Sosial tersebut memang awalnya sebanyak 10 kilogram per penerima.

Namun, ada tambahan 5 kilogram untuk warga yang masuk kategori non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial), yang juga dinilai terdampak kebijakan PPKM darurat.

"Sementara untuk bantuan tunai nominal yang akan didapat sekitar Rp 600 ribu yang merupakan dana untuk dua bulan, Mei dan Juni. Ini semua dukungan pemerintah pada saat PPKM dsarurat. Mulai siang ini dan sore hari akan kita salurkan," katanya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Dodo mengatakan Pemprov Jabar mengoptimalkan bansos dari Kementerian Sosial RI untuk tahun ini.

Dodo mengatakan masyarakat Jawa Barat yang menjadi penerima bansos dari Kementerian Sosial mencapai 7 juta kepala keluarga, yang mendapat program keluarga harapan (PKH), bantuan pangan nontunai (BPNT), dan bantuan sosial tunai (BST).

"Untuk bansos beras, sasarannya penerima PKH dan BST, masing masing 10 kilogram beras medium satu kali," ujarnya saat itu.

Dodo mengatakan, PKH di Jabar memiliki kuota 1.718.362 keluarga penerima manfaat dengan besaran sesuai dengan masing-masing kriteria, yakni ibu hamil, balita, anak sekolah.

Penyaluran tiap triwulan sekali dan sudah disalurkan pada Januari dan April 2021.

Baca juga: Pos Penyekatan PPKM Darurat Bikin Penjambret Mati Kutu Setelah Rebut Hape Milik Korban dan Dikejar

BPNT di Jabar, ujarnya, memiliki kuota 3.350.856 keluarga penerima manfaat (KPM).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved