Breaking News:

PPKM Darurat

Daripada Push Up 10 Kali, Pemuda di Sukabumi Ini Pilih Bayar Denda Rp 50.000

Pengendara motor Yamaha Vino melewati pos penyekatan PPKM darurat tanpa memakai masker di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi

Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Seno, pengendara motor Yamaha Vino melewati pos penyekatan PPKM darurat tanpa memakai masker di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021). 

Laporan kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Pengendara motor Yamaha Vino melewati pos penyekatan PPKM darurat tanpa memakai masker di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (14/7/2021).

Petugas pun bergegas memberhentikan pengendara motor yang bernama Seno Ramdan itu. 

Saat ditanya petugas, Seno mengaku lupa memakai masker dan sedang terburu-buru ke Kantor Pos untuk mengambil kirimin paket.

"Mau kemana kamu? Enggak pake masker lagi, kenapa? Luar biasa," kata seorang petugas sambil menggeleng-geleng kepalanya.

" Lupa, lupa Pak. Mau ke Kantor Pos," ujar Seno sambil  tersenyum.

Petugas lalu meminta Seno turun dari motornya dan mengantarkan Seno ke bangku penyidik PPNS Satpol-PP Kota Kota Sukabumi, untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Pemkab Cirebon Tambah Tempat Isolasi untuk Pasien Covid-19, Siapkan Rusunawa Universitas Gunung Jati

Saat dimintai keterangan oleh penyidik, Seno mengaku lupa memakai masker dan terburu-buru untuk mengambil paket di Kantor Pos di Jalan Ahmad Yani, Cikole.

Penyidik memberikan masker kepada Seno dan meminta push up 10 kali karena melanggar protokol kesehatan.

"Kamu tau enggak? Enggak pakai masker itu didenda minimal Rp 100.000 dan kurungan penjara maksimalnya tiga hari," ujar petugas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved