Pastikan Tak Ada Lagi Pungli, Polisi Berseragam Akan Berjaga di Pemakaman Khusus Covid TPU Cikadut

Polisi berseragam akan berjaga di pemakaman khusus Covid TPU Cikadut untuk mencegah adanya pungutan liar atau pungli

Tribun Jabar/Ery Chandra
ilustrasi Suasana di pintu gerbang TPU Cikadut, Sabtu (4/4/2020)- Polisi berseragam akan berjaga di pemakaman khusus Covid TPU Cikadut untuk mencegah adanya pungutan liar atau pungli 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Polda Jabar sudah menyepakati untuk menerjunkan personil Kepolisian ke tempat pemakaman khusus pasien Covid-19 untuk memastikan pemakaman berjalan tanpa pungutan liar dan gangguan lainnya.

Gubernur mengatakan pihaknya sudah mengarahkan pemerintah kabupaten dan kota yang secara teknis menangani pemakaman jenazah pasien Covid-19. 

Baca juga: Soal Pungli di TPU Cikadut, Tukang Pikul Ngaku Kewalahan, Sehari 60 Jenazah, Terpaksa Rekrut Warga

Jangan sampai, katanya, muncul lagi berita viral mengenai pungutan liar di pemakaman, seperti yang sempat terjadi di TPU Cikadut di Kota Bandung. Sudah ditegaskan, katanya, bahwa mulai dari biaya ambulans, pengangkutan peti, dan pemakaman, dinyatakan gratis.

"Nah, kemudian Kapolda sudah menyepakati di Cikadut itu akan ada polisi berseragam yang bertugas untuk memastikan, sehingga nanti kalau ada kejadian pungli itu dengan cepat di lokasi ada polisi yang bisa dijadikan sebagai tempat mengadu," katanya.

Baca juga: Redi Koordinator TPU Cikadut yang Lakukan Pungli Ingin Kasusnya Selesai, Kembalikan Uang Rp 2,8 Juta

Arahannya kepada Kapolda Jabar ini, katanya, sedang ditindaklanjuti dan tinggal dimonitor. 

"Dan apa yang terjadi di Cikadut juga saya arahkan ke bupati dan walikota agar tak terjadi di tempat lain. Pastikan ada ekstra perhatian karena selama PPKM Darurat jumlah yang dimakamkan kan memang meningkat," katanya.

Gubernur mengatakan ia beberapa kali sudah memberi uang juga kepada petugas pemakaman, dari kantong pribadi, salah satunya untuk menyemangati mereka.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved