PPKM Darurat

Bubur Ayam Gratis untuk Pasien Isoman Covid-19, Kepedulian dari Penduduk Gang Sempit di Kota Bandung

Beberapa hari sebelumnya, Gufron memang mengumumkan melalui sejumlah grup WhatsApp bahwa ia menawarkan bubur ayam gratis bagi warga yang isoman

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Bubur ayam gratis untuk pasien isolasi mandiri, Kepedulian dari Penduduk Gang Sempit di Bandung 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Selepas azan subuh, kesibukan sudah terlihat di rumah Gufron Lana (35). Di halaman rumah tersebut, terdapat gerobak bertuliskan "Bubur Ayam Alan Jaya".

Di sana, Ibunda Gufron, Yani Kurniati (56), menuang bubur ke dalam mangkuk-mangkuk plastik. Ia kemudian menderetkan mangkuk-mangkuk berisi bubur polos di ruang tamu rumah.

Gufron bersama Sang Istri, Mega Pratiwi (32), kemudian membumbui bubur tersebut dengan kecap asin, lalu menutupnya. Mangkok-mangkok tertutup berisi bubur ini disusun ke dalam kantong keresek putih, diberi suiran daging ayam, bawang goreng, kacang, daun seledri, kerupuk, kecap manis, dan sambal, yang dibungkus terpisah.

Setiap keresek, jumlah porsi buburnya beragam, ada yang berisi satu porsi, sampai berisi enam porsi, sesuai pesanan. Kemudian nama dan alamat pemesan ditulis di atas kertas, dimasukkan ke dalam setiap kereseknya.

Nama-nama pada kertas tersebut adalah para pemesan, yang telah memesan sehari sebelumnya melalui aplikasi pesan WhatsApp. Mereka adalah pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Ketua RW 4, Henny Rohaeni, datang dan ikut membantu pengemasan bubur tersebut. Ia pun membantu mengantarkan bubur ini terlebih dulu dengan berjalan kaki, kepada warga setempat yang juga menjalani isolasi mandiri.

Handphone Gufron tampaknya tak pernah berhenti berdering. Ia sibuk menerima pesanan, baik melalui sambungan telepon atau pesan WhatsApp. Ia menunjukkan hampir seratusan pesan yang belum sempat ia buka, semuanya pesan dari warga yang tengah menjalani isolasi mandiri Covid-19 dan ingin memesan bubur ayam Gufron.

Baca juga: Tiga Pabrik di Majalengka Langgar PPKM Darurat, Ketahuan Pekerjakan Karyawan Lebih dari 50 Persen

Beberapa hari sebelumnya, Gufron memang mengumumkan melalui sejumlah grup WhatsApp bahwa ia menawarkan bubur ayam gratis bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri di Kota Bandung.

Dalam pesan tersebut, ia menyatakan siap mengirimkan bubur secara gratis bagi warga yang tinggal di radius 2 kilometer dari rumahnya, yakni dari Jalan Terusan Suryani RT 1 RW 4, Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Sedangkan lebih dari itu, pemesan dimohon membayar ongkos kirim melalui aplikasi pengantaran online.

Pada pengiriman perdana, Jumat (9/7/2021), ternyata pemesannya malah kebanyakan di luar kecamatannya. Mulai dari Ngamprah dan Parongpong di Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Cicaheum dan Kopo di Kota Bandung, sampai Bojongsoang di Kabupaten Bandung.

Pada saat itu, Gufron mengirimkan 80 mangkok bubur ayam pada pagi hari, dan 30 mangkok pada sore harinya. Semua buburnya gratis.

Di luar itu, ia tetap melayani pembelian bubur sekitar 150 porsi secara langsung di gerobaknya atau secara online dengan harga antara Rp 6.000 sampai Rp 13.000 per porsi.

Ia pun kemudian menerima pesan dari para ojek online yang akan mengantarkan bubur ini ke alamat pemesannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved