Jumat, 17 April 2026

Pemerintah Impor Oksigen, Kasus Covid-19 Sudah Kritis, RS Penuh Oksigen Medis Langka

Pemerintah akhirnya akan impor oksigen medis untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

Editor: Mega Nugraha
KOLASE TRIBUN JABAR
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, vaksinasi virus Covid-19 baru bakal berlangsung dalam 4 tahapan, dengan mempertimbangkan ketersediaan, waktu kedatangan, dan profil keamanan vaksin. 

TRIBUNJABAR.ID,JAKARTA- Pemerintah akhirnya akan impor oksigen medis untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.

”Kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Perindustrian untuk mengimpor tabung oksigen 6 meter kubik dan 1 meter kubik untuk memenuhi ruang-ruang darurat tambahan yang ada di rumah sakit,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR, di Jakarta, Senin (5/7/2021).

Baca juga: Di Kuningan, 5 hingga 10 Puskesmas Tutup Karena Tenaga Kesehatan Positif Covid-19

Tingginya permintaan oksigen di pasaran di tengah lonjakan kasus Covid-19 membuat rumah sakit kewalahan bahkan banyak rumah sakit memilih tutup sementara.

Menteri Kesehatan mengaku sudah membahasnya dengan Kementerian Perindustrian. Kedua kementerian sepakat agar 90 persen atau 575 ribu ton oksigen yang menjadi jatah industri diberikan ke medis demi memenuhi kebutuhan rumah sakit.

Menurut Budi, kebutuhan oskigen akan dipasok ke sejumlah rumah sakit di Pulau Jawa. Hal ini khusus di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

"Kami harus ada logistik yang disalurkan ke sana," jelasnya.

Adapun distribusi oksigen cair ke rumah sakit dalam volume besar menggunakan tangki tidak maksimal.

Baca juga: BUMD Jabar Pasok 150 Tabung Oksigen Setiap Hari, Bantu Rumah Sakit yang Alami Kekurangan Oksigen

”Sehingga kami juga melihat ada isu di distribusi yang tadinya bisa kirim langsung memasukkan ke tangki besar liquid untuk didistribusikan dengan jaringan oksigen, sekarang harus dilakukan dalam bentuk tabung,” ujar Budi Gunadi Sadikin.

Ia menyebut selama Juni 2021 atau sebulan terakhir, tercatat ada kenaikan pasien Covid-19 mencapai 352 persen.

”Sebelum Lebaran jumlah pasien Covid-19 ada 23 ribu dan jumlah tempat tidur yang tersedia pada saat itu 75 ribu. Jadi tiga kali lipat dari jumlah pasien. Dalam satu bulan atau lima minggu terakhir, jumlah pasien naik dari 23 ribu sekarang sudah menyentuh 81 ribu, hampir 3,5 kali lipat,” katanya.

Dengan lonjakan pasien Covid-19 yang di rawat di rumah sakit itu, membuat rumah sakit kesulitan menerima dan merawat pasien baru.

Kata dia, tempat tidur di seluruh rumah sakit di Indonesia mencapari 389 ribu. Sesuai aturan, 30 persen digunakan untuk pasien Covid-19 atau 130 ribu dari total 389 ribu.

Namun, ketersediaan saat ini berada di angka 98 ribu tempat tidur. "Seperti yang sampaikan tadi estimasi kita kapasitasnya di 130 ribu atau 30 persen dari total bed," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Akhirnya Impor Tabung Oksigen, Pasien Covid Melonjak 352 Persen,

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved