Virus Corona di Jabar
BUMD Jabar Pasok 150 Tabung Oksigen Setiap Hari, Bantu Rumah Sakit yang Alami Kekurangan Oksigen
Selama ini, akibat minimnya persediaan oksigen medis, 100 tempat tidur baru yang dikhususkan untuk pasien Covid belum bisa dipergunakan.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - SEMPAT kehabisan oksigen medis karena melonjaknya pemakaian, kelegaan kembali dirasakan puluhan pasien di RSUD Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang sejak Juni lalu menjadi rumah sakit khusus Covid-19.
Sejak Sabtu (3/7/2021) lalu, BUMD Jabar PT Migas Hulu Jabar (MUJ) mulai mendistribusikan bantuan tabung oksigen ke rumah sakit tersebut.
Ini membuat penanganan pasien Covid-19 yang sempat terganggu, bisa kembali berjalan biasa.
Suryana, Kasubag Tata Usaha RSUD Cikalong Wetan, mengaku sangat lega dengan terisinya kembali oksigen medis di RSUD Cikalong Wetan.
Selama ini, akibat minimnya persediaan oksigen medis, 100 tempat tidur baru yang dikhususkan untuk pasien Covid belum bisa dipergunakan.
“Kita RSUD Cikawet terima kasih kepada PT Migas Hulu Jabar dan ENM serta PT Krakatau Steel atas sumbangannya berupa oksigen. Mudah-mudahan krisis oksigen di RSUD Cikalong Wetan ini bisa teratasi,” kata Suryana.
Direktur Utama MUJ Begin Troys mengatakan, pasokan oksigen tak hanya mereka berikan pada RSUD Cikalong Wetan, tapi sejumlah rumah sakit lainnya di Jawa Barat.
PT MUJ beserta anak perusahaan mereka, PT Energi Negeri Mandiri (ENM), ujkar Begin, bersinergi dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk untuk membantu kebutuhan oksigen di beberapa rumah sakit tersebut.
“Kami diminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk juga membantu melihat kebutuhan oksigen yang beberapa hari ke belakang sudah mulai kekurangan. Prinsip kemanusiaan yang diminta oleh Kang Emil kepada kami, akhirnya kami jalankan melalui program CSR perusahaan MUJ Grup,” kata Begin Troys dalam siaran persnya, kemarin.
Baca juga: Pemerintah Impor Oksigen Jika Produksi Oksigen Medis Dalam Negeri Sudah Kewalahan
Sejak dapur logistik tabung oksigen MUJ dibuka pada Jumat (2/7), beberapa rumah sakit di Jawa Barat mulai mengajukan permohonan kepada MUJ.
Hingga Senin (5/7/2021) ini ratusan tabung sudah tersuplai kepada beberapa rumah sakit, seperti di Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kota Bekasi, yang pasokan tabungnya sudah hampir habis.
“Melihat bagaimana rumah sakit mulai sulit menjaga neraca peralatan oksigen karena meningkatnya jumlah pasien Covid-19, di sini kita turun untuk membantu meringankan atas nama kemanusiaan,” tutur Begin.
PT MUJ, menurut Begin, berkomitmen untuk terus membuka bantuan suplai tabung oksigen selama persediaan masih ada. Begin memprediksi permintaan beberapa rumah sakit masih untuk kebutuhan oksigen akan meningkat beberapa hari ke depan.
“Dari mitigasi ini permintaan diprediksi terus meningkat, sehingga kita masih akan memaksimalkan dengan sumber daya yang ada dengan menjaga manajemen logistik oksigen ini. Karena dari ketersediaan, Insya Allah kita bersama PT Krakatau Steel grup bisa menyediakan 150 tabung sehari,” kata Begin.
Baca juga: Headline Tribun Jabar, Pasien Sesak Napas Ditolak di IGD, Rumah Sakit Kekurangan Oksigen
Sebelumnya, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jabar Taufiq Budi Santoso mengatakan Pemprov Jabar intens menyusun strategi untuk menjaga stok oksigen rumah sakit-rumah sakit ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tabung-gas-oksigen-di-salah-satu-rumah-sakit.jpg)