Virus Corona di Jabar
Banyak Jenazah Covid-19 Ditolak, Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh Wakafkan Tanah untuk Makam
Warga Dusun Sukamakmur, Desa Anggadita, Karawangan kebingungan jenazah Covid-19 ditolak. Wakil Bupati Aep Syaepuloh wakafkan tanah untuk makam.
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Kisdiantoro
Selama ini, lahan pemakaman khusus jenazah Covid-19 Kota Cimahi berada di Lebak Saat. Selain menyiapkan kawasan Gunung Bohong sebagai tempat pemakaman, Pemkot juga menerima saran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cimahi untuk menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah korban Covid-19.
Hal ini terkait masih banyaknya ketakutan dan penolakan masyarakat terhadap jenazah Covid-19.
"Kami akan meningkatkan edukasi kepada masyarakat, lebih intens lagi, terutama terkait penguburan jenazah, karena saat ini masih banyak yang belum memahami tentang (pemakaman) Covid-19. Mudah-mudahan masyarakat akan semakin paham dan bisa tertanggulangi," katanya.
Baca juga: Gali Kubur Pakai Backhoe, Petugas TPU Cikadut Bandung Kewalahan Saat Jenazah Datang 20-30 Per Hari
Tata mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan sosialisasi pemulasaraan jenazah dengan MUI yang melibatkan kader-kader yang ada di wilayah. Dalam hal ini MUI akan memberikan pelatihannya sedangkan kader di kelurahan akan menerima pembekalan.
"Jadi jika nanti ada yang tidak terangani, maka kader di daerah bisa menanganinya," katanya. (*).