Kamis, 30 April 2026

Disparbud Jabar Pastikan Destinasi Wisata di Jabar Tutup selama PPKM Darurat

Disparbud memastikan semua destinasi wisata di Jawa Barat mematuhi PPKM Darurat yang ditetapkan pada 3-20 Juli 2021.

Tayang:
Tribun Jabar
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jabar Dedi Taufik 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) memastikan semua destinasi wisata di Jawa Barat mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang ditetapkan pada 3-20 Juli 2021.

Kepala Disparbud Jabar, Dedi Taufik, mengatakan koordinasi segera dilakukan dengan pelaku pariwsata dan pemerintah daerah untuk mendukung kebijakan tersebut.

Kebijakan PPKM Darurat dari pemerintah pusat, katanya, perlu ditopang oleh semua pihak.

Ini tidak terlepas dari tujuan mengendalikan tingkat keterpaparan Covid-19 sekaligus mengurangi angka keterisian rumah sakit yang sudah tinggi.

“Ini untuk keselamatan masyarakat, pak Gubernur juga tadi menyampaikan urgensi ini. Tentu ada dampak bagi industri pariwisata, hal ini akan segera dikoordinasikan dengan pelaku industri dan dinas pariwisata di daerah untuk menyamakan visi,” ucap Dedi Taufik melalui ponsel, Jumat (2/6/2021).

Ia mengatakan, pihaknya mencoba berkomunikasi melalui rapat khusus dalam menyikapi penutupan tempat pariwisata sebagai bagian dari kebijakan PPKM Darurat.

"Ini langkah yang harus bisa kita hadapi sambil mencari solusi bagi para pelaku industri pariwisata agar tetap siap ketika pariwisata dibuka kembali,” katanya.

Baca juga: Persediaan Oksigen di Jabar Tidak Merata, Jabar Fokus Perbaiki Manajemen Distribusi Oksigen ke RS

Promosi mengenai destinasi wisata masih bisa dilakukan melalui video yang diinisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Disparbud Jabar diminta untuk berpartisipasi memeriahkan ulang tahun Republik Indonesia dengan mengirimkan konten video destinasi wisata dalam sebuah platform Rumah Digital Indonesia.

“Industri pariwisata akan tutup atau seperti apa nanti disesuaikan dengan aturan yang tertuang dalam PPKM Darurat. Tapi, promosi mengenai destinasi wisata tetap bisa berjalan,” terang dia.

Ia mengatakan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno mendukung penuh kebijakan pemerintah dan menginstruksikan seluruh destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif untuk ditutup sementara.

Penanganan Covid-19 ini, katanya, harus didukung secara totalitas. Dalam satu komando, sebagai kementerian yang membawahi 13 subsektor pariwisata dan 17 subsektor ekonomi kreatif, menteri menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk mematuhi PPKM Darurat.

Lewat penutupan sementara seluruh destinasi wisata dan sentra ekonomi kreatif tersebut, dirinya berharap pemulihan kesehatan akan berjalan lebih baik.

Sehingga, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang hadir sebagai lokomotif pembangkit ditegaskannya bisa kembali berperan aktif setelah angka covid-19 lebih terkendali.

Baca juga: Masjid Sementara Tutup Selama PPKM Darurat, DKM Ogah Disalahkan, Minta Pemerintah yang Menutup

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved