Pemukul Nakes Garut di Puskesmas Pameungpeuk Minta Maaf, tapi Proses Hukum Tetap Jalan
Pemukulan dilakukan tak lama setelah korban selesai membaringkan pasien di tempat tidur perawatan di Puskesmas Pameungpeuk.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Ravianto
"Perawat sudah sesuai prosedur karena pasiennya terkonfirmasi Covid-19," ujar Kepala Puskesmas Pameungpeuk, Tuti Sutiah, kepada Tribun saat dihubungi melalui telepon, Kamis (24/6).
Peristiwa ini sempat membuat Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum dan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman angkat bicara.
Wagub mengatakan, apa pun alasannya, pemukulan terhadap tenaga kesehatan yang tengah bertugas ini sama sekali tak bisa dibenarkan.
"Pemukulan kepada insan kesehatan, kepada mereka yang sedang dinas ini, tidak baik, apapun alasannya," kata Wagub, Kamis.
Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka memar.
"Pemukulan ini tentu sangat kami sesalkan. Ini tidak boleh terjadi lagi," ujar Wabup Garut.(sidqi al ghifari/syarif abdussalam)