Virus Corona di Jabar
Kasus Covid-19 Meroket, Puluhan Nakes di RSUD Sumedang Bertumbangan
Ia menyebutkan, puluhan nakes dan non medis yang terpapar tersebut diduga terpapar dari pasien dengan gejala Covid-19 yang masuk ke RSUD.
Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pascamelonjaknya Kasus Covid-19 di Sumedang Jawa Barat akhir ini, mengakibatkan puluhan tenaga kesehatan dan non medis di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Sumedang, terkonfirmasi positif Covid-19.
"Benar, ada 28 orang tenaga kesehatan dan petugas non medis di RSUD Sumedang yang terpapar Covid-19, 8 di antaranya merupakan dokter, 11 bidan dan perawat, dan 9 orang petugas non medis," kata Ketua Bidang Informasi Publi Satgas Covid-19 Sumedang Iwa Kuswaeri saaat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan seluler, Jumat (18/6/2021).
"Puluhan nakes dan petugas non medis tersebut kini tengah menjalani isolasi mandiri," Iwa menambahkan.
Ia menyebutkan, puluhan nakes dan non medis yang terpapar tersebut diduga terpapar dari pasien dengan gejala Covid-19 yang masuk ke RSUD.
"Pasien perlu ditangani, jadi wajar walaupun sudah ketat, dan sudah sesuai prosedur tidak menutup kemungkinan terpapar dari oang yang berkunujung dan berobat ke RUSD," katanya.
Iwa mengatakan, meningkatnya pasein Covid-19 akhir ini membuat ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) penuh.
"Saat ini, ruang isolasi di RSUD Sumedang overload, kita ada rapat evaluasi nanti dengan Tim Satgas Covid-19 Sumedang."
"Mungkin penambahan ruang isolasinya akan diarahkan di Islamic Center Sumedang, nanti akan disampaikan kembali," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/foto-rsud-sumedang.jpg)