Rabu, 8 April 2026

Feature

Melihat Petani Milenial Mengolah Kopi Buhun di Rancakalong Sumedang 

BUAH-buah kopi matang berwarna merah membuat mata jeli Shandra Silvia Nugraha (20) berbinar.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Shandra Silvia Nugraha (20), Petani Milenial Jawa Barat sedang memetik kopi di perkebunan milik Kelompok Tani Maju Mekar, di Desa Negarawangi, Rancakalong, Sumedang, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

BUAH-buah kopi matang berwarna merah membuat mata jeli Shandra Silvia Nugraha (20) berbinar. Gelinding pandangannya disusul lincah jemari memetiki satu per satu dari ranggeuyan.

Sambil memegangi kantong plastik, tangan kiri Shandra menyingkap reranting pohon kopi berdaun rimbun.

Siapa tahu ada kopi tersembunyi di baliknya.

Dengan perlahan dia memilih buah merah yang lumrah disebut cherry itu dengan kepitan jempol dan telunjuknya.

Kutipan buah-buah itu lenyap ke balik genggamannya.

Kopi yang sudah memenuhi genggaman tangan kanannya, dia masukkan ke dalam plastik.

Di kebun Blok Pasir Toge, Desa Negarawangi, Rancakalong, Sumedang, itu Shandra sedang praktik semua pelajaran tentang kopi.

"Mesti hati-hati supaya tangkai buah tidak rusak sehingga merusak ritme produktivitas pohon," katanya, seolah menirukan perkataan pembimbingnya, Lilis, Ketua Kelompok Wanita Tani Tandjoeng, yang berdiri memperhatikannya.

Shandra adalah gadis satu-satunya yang menjadi peserta pelatihan pengolahan pascapanen kopi di Racakalong.

Sebelas peserta lainnya adalah para pemuda yang semuanya berasal dari seluruh Jawa Barat.

Bimbingan itu dihelat Dinas Perkebunan Jawa Barat selama dua hari, Kamis hingga Jumat (17-18/6/2021), sebagai rangkaian program Petani Milenial yang digagas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Shandra adalah warga Kabupaten Subang, sementara yang terjauh dari lokasi bimbingan di markas Kelompok Tani Maju Mekar, Desa Nagarawangi, Rancakalong, adalah dua peserta dari Kabupaten Pangandaran.

Para Petani Milenial ini dibimbing oleh para expert yang telah lama berkecimpung di dunia pertanian, khususnya di penanaman dan pengolahan kopi.

Mereka diajarkan menanam yang benar, merawat yang baik, memangkas yang logis, hingga panen yang berkualitas.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved