Breaking News:

Kasus Covid Terbanyak Ada di Kabupaten Bandung dan Bandung, Rumah Sakit Ini Tambah Perawat dan Kamar

Kabupaten Bandung dan Kota Bandung menjadi penyumbang terbesar angka penambahan pasien Covid-19 di Jawa Barat

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Siti Fatimah
ISTIMEWA
ilustrasi covid- Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Depok, menjadi tiga daerah yang menjadi penyumbang terbesar angka penambahan pasien Covid-19 di Jawa Barat, selama periode 31 Mei - 6 Juni 2021. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Depok, menjadi tiga daerah yang menjadi penyumbang terbesar angka penambahan pasien Covid-19 di Jawa Barat, selama periode 31 Mei - 6 Juni 2021.

Data tersebut seperti yang dirilis oleh Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar) pada Senin (7/6).

Selama sepekan itu, Kabupaten Bandung mengalami penambahan pasien Covid-19 sebanyak 768 orang, di Kota Bandung bertambah 469 pasien Covid-19, sedangkan Kota Depok bertambah 443 pasien Covid-19.

Baca juga: Okupansi untuk Pasien Covid-19 Klasifikasi Merah di Daerah Ini Penuh, Perlu Penambahan Bed

Pikobar pun merilis daerah yang berstatus zona merah atau daerah berisiko tinggi penyebaran Covid-19, yakni Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bandung Barat.

Sedangkan yang berzona kuning atau risiko rendah adalah Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, sisanya adalah zona oranye atau berisiko sedang.

Pikobar pun merilis tiga daerah yang menjadi penyumbang angka kematian terbanyak akibat Covid-19, yakni Kabupaten Ciamis, Kota Bekasi, dan Kabupaten Garut. 

Selama periode 31 Mei - 6 Juni 2021, di Kabupaten Ciamis tercatat 17 orang meninggal akibat Covid-19, kemudian 12 orang di Kota Bekasi, dan 11 orang di Kabupaten Garut. Pada periode yang sama, di Kota Tasikmalaya dan Kota Depok masing-masing terdapat 9 orang meninggal akibat Covid-19.

Baca juga: Ada 38 Pasien Covid-19 Baru di Klaster Ponpes Al-Ikhlas Kuningan, Ini Respons Kadinkes

Pemda Provinsi Jawa Barat terus menyiapkan diri guna mengantisipasi skenario terburuk yakni kondisi rumah sakit akibat lonjakan kasus COVID-19 setelah libur Lebaran.

Di RSUD Al Ishan Bandung yang merupakan rumah sakit provinsi, Pemda Provinsi Jabar bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat akan menambah 37 tenaga perawat.

Kamar perawatan khusus pasien COVID-19 juga akan ditambah 40 unit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved