Breaking News:

Covid 19 di Kota Bandung

Positif Covid-19? Jangan Panik, Ikuti Alur Ini, Agar Dapat Tempat Isolasi Gratis dari Pemkot Bandung

Terkonfirmasi positif covid-19? Jangan panik, ikuti alur ini untuk memperoleh layanan tempat isolasi secara gratis dari Pemkot Bandung.

Penulis: Cipta Permana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanegara. 

Laporan wartawan TribunJabar.id Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanegara mengatakan, setiap pasien terkonfirmasi positif Covid-19, memiliki hak untuk mendapatkan layanan isolasi atau karantina.

Untuk itu, masyarakat, khususnya keluarga pasien Covid-19 tidak perlu khawatir atau panik untuk mencari tempat isolasi bila ada anggota keluarganya dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.

Menurutnya, ada beberapa alur yang harus dilakukan warga yang mengalami gejala Covid-19.

Langkah pertama, yang bersangkutan atau pihak keluarga dari pasien Covid-19, diminta untuk menghubungi pengurus RT atau puskesmas setempat.

Ini agar pasien dapat ditangani sejak dini dan secara tepat.

Setelah melapor, warga yang merasa punya gejala Covid-19 akan diberikan arahan oleh petugas.

Arahan tersebut, bisa berupa isolasi mandiri terlebih dahulu selama lima hari, atau melakukan swab tes/ PCR di lokasi yang telah ditentukan.

"Setelah menjalani isolasi mandiri namun gejala masih terasa, warga akan diarahkan untuk menuju lokasi isolasi khusus yang telah disiapkan Pemkot Bandung. Di sini segala kebutuhan penanganan kesehatan akan diberikan secara gratis," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (7/6/2021).

Selain melapor ke RT atau puskesmas setempat, Pemkot Bandung juga membuka layanan call center 119.

Call center ini difungsikan bagi warga Kota Bandung yang merasa gejala Covid-19 tak kunjung membaik, seperti sesak napas hingga kehilangan indra pengecap atau penciuman.

"Call center 119 merupakan layanan kedaruratan 24 jam di Kota Bandung. Ketika ada gejala, jangan panik langsung lari sana lari sini ke rumah sakit. Cukup hubungi 119 atau RT atau puskesmas setempat, agar penanganannya tepat," ucapnya.

Ahyani menambahkan, saat ini Kota Bandung telah memiliki tempat Isolasi terpadu bersama yang merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, di Secapa AD dan BPSDM.

Namun, setiap kecamatan di Kota Bandung pun telah diwajibkan untuk dapat memiliki tempat isolasi di kewilayahan masing-masing, sebagai solusi pencegahan terjadinya lonjakan kasus positif covid-19.

"Saat ini dari 30 kecamatan se-Kota Bandung, baru ada 19 kecamatan yang telah memiliki tempat Isolasi atau karantina mandiri di wilayahnya masing-masing. Mengapa hal tersebut wajib dilakukan? Karena tidak semua yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu harus ke rumah sakit, bahkan 80 persen itu, biasanya berstatus tanpa gejala, ringan atau sedang, sehingga bisa dilakukan isolasi mandiri tanpa harus ke rumah sakit," katanya.

Baca juga: Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Gedung Sate, Diduga Penyebaran Dari Sini

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved