Pemprov Jabar dan Shopee Bangun UMKM Center di 5.312 Desa, Begini kata Ridwan Kamil

Pemerintah Provinsi (Pemprov Jawa Barat ( Jabar ) menjalin kerja sama dengan platform digital Shopee untuk membangun transformasi digital terbesar

Tribun Jabar / M Syarif Abdussalam
Penandatanganan komitmen bersama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jabar Bambang Tirtoyuliono dengan Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto yang disaksikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki secara virtual, dari Gedung Pakuan Bandung, Rabu (2/6/2021). 

Selain itu, kolaborasi Pemda Provinsi Jabar dan Shopee juga berlanjut dengan rencana dihadirkannya kurikulum ekonomi digital di seluruh SMK di Jabar. Nantinya lulusan SMK akan bisa langsung bekerja di Shopee maupun berwirausaha dengan bekal yang sudah dimiliki.

"Ini komitmen dari Shopee untuk memberikan kurikulum pada SMK-SMK di Jabar. Selama ini kan SMK masih berkontribusi pada pengangguran tertinggi tapi nanti akan diserap langsung lulusannya langsung oleh Shopee," ungkap Kang Emil.

Baca juga: Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi di DPR Berjalan Alot Padahal Marak Kebocoran Data

"Inilah semangat kolaborasi yang sangat mendukung lahir dan terakselerasinya ekonomi digital di Jabar," tambahnya.

Direktur eksekutif Shopee Indonesia Christin Djuarto mengungkapkan, program Shopee Center UMKM Jabar ini akan menyasar UMKM yang belum pernah go digital sama sekali.

"Kami ingin menjangkau UMKM Jabar yang belum go digital sama sekali. Maka kami akan membangun Shopee Center di tiap desa dengan pusatnya di kota Bandung," kata Christin.

Untuk mengakomodasi kebutuhan kebutuhan bisnis pelaku UMKM, pusat digital akan dilengkapi dengan perangkat komputer, koneksi internet serta pendampingan dari pihak Shopee dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Jabar.

Menurut Christin, Jabar merupakan provinsi yang luas dan berpenduduk terbesar se-Indonesia. Karena itu literasi digital masyarakat Jabar sangat penting untuk dikembangkan karena berdampak pada pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Baca juga: Penerimaan CPNS dan P3K Bandung Diundur, Untuk Tenaga Guru, Ini yang Akan Diprioritaskan

"Shopee dan Pemprov Jabar punya visi yang sama dalam pengembangan literasi digital. Jabar yang luas dan penduduknya terbesar se-Indoensia menjadi tempat yang sangat penting dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.

Menurutnya ide pembangunan pusat digital UMKM desa ini berasal dari Gubernur Ridwan Kamil yang ingin mewujudkan target 5.312 desa digital.

"Ide ini berasal dari Kang Emil untuk mewujudkan target 5.312 desa digital di Jabar," ucapnya.

Kolaborasi Pemda Provinsi Jabar dan Shopee dalam menghadirkan pusat digital ini diapresiasi oleh Menteri Koperasi dan UMKM RI Teten Masduki.

Melalui tayangan virtual, Teten menyampaikan bahwa kerja sama tersebut sangat mendukung program digitalisasi UMKM yang sedang dicanangkan pemerintah pusat.

"Saya menyambut baik dan mengapresiasi upaya Pemprov Jabar dan Shopee yang terus mendukung pelaku UMKM melalui program digititalisasi ekonomi," ujarnya.

Kementerian Koperasi dan UMKM kini tengah mengejar target yang diberikan Presiden Joko Widodo yakni digitalisasi 30 juta UMKM pada tahun 2024.

"Target 2024 yaitu 30 juta UMKM terkoneksi, sekarang baru 12 juta, Presiden belum puas. Makanya kegiatan ini sangat mendukung mengejar target itu," kata Teten Masduki.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved