Penerimaan CPNS dan P3K Bandung Diundur, Untuk Tenaga Guru, Ini yang Akan Diprioritaskan
Jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri. Sipil(CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kota Bandung diundur
Penulis: Tiah SM | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri. Sipil(CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Kota Bandung diundur, selama dua pekan.
"Semula penerimaan CPNS dan P3K dimulai 30 Mei tapi pemerintah pusat mengundurkan dua pekan," ujar Kepala Badan Kepegawaian, Patihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Adi J. Mustafa, di Balai Kota, Rabu (2/6).
Menurut Adi, Kota Bandung mendapatkan kuota sebanyak 3.474 formasi P3K dan CPNS Tenaga Kesehatan dan teknis lain mengajukan 192 formasi.
Baca juga: Alur Seleksi CPNS 2021 dan PPPK Guru dan Non-Guru, Kapan Pendaftaran Dibuka?
Adi mengatakan, untuk tenaga guru, nantinya akan diprioritaskan bagi honorer K2.
Jika honorer K2 sudah semua diakomodir, namun masih ada kuota, maka akan dibuka formasi untuk fresh graduate, yang sudah mengikuti pendidikan profesi guru.
"Kami membuka lowongan bagi yang sudah berpengalaman, baik yang sedang mengajar, pernah mengajar atau memiliki sertifikat pendidikan mengajar," ujarnya .
Adi mengatakan, P3K hak dan kewajiban sama dengan PNS, perbedaannya tidak akan mendapatkan dana pensiun.
"Masa kerja P3K, akan diperpanjang setiap habis masa berlaku. Jadi jika setelah dievaluasi ternyata kinerjanya baik, maka akan diperpanjang, sesuai kebijakan walikota, " ujar Adi.
Baca juga: Terjadi Perubahan Waktu Penerimaan PPPK dan CPNS 2021, Ini Info Resmi di sscasn.bkn.go.id
Khusus untuk penerimaan guru, Adi mengatakan akan dilaksanakan oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan riset dan teknologi.
"Jadi Pemkot Bandung hanya memberikan suport saja. Pelaksanaan oleh Kemendikbud ristek," ujar Adi.
Disinggung mengenai jumlah guru yang pensiun, Adi mengatakan jumalhnya sekitar 600-700 orang, per tahun.
"Tapi jumlah itu juga fluktuatif, tidak sama setiap tahunnya, tapi yang jelas Kota Bandung masih kekurangan PNS dan P3K.