Begini Kabar Epy Kusnandar 'Kang Mus' Setelah Preman Pensiun 5 Tamat, Kini Tinggal di Garut

Sinetron Preman Pensiun 5 yang tayang selama bulan Ramadan lalu sudah tamat.

Editor: Yongky Yulius
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Epy Kusnandar bersama istrinya, Karina Ranau saat ditemui di kawasan Jalan Kapten Tendean Jakarta Selatan, Kamis (27/5/2021). 

Menurut Epy, ia tak punya energi untuk marah-marah ke petugas.

"Saya itu enggak punya kekuatan marah-marah, makanya dibawa enjoy aja. Saya tuh, udah hidup ini harus susah, jangan disusah-susahin. Kalau disuruh putar balik, ya mungkin kita tidak memenuhi syarat," ujarnya, dikutip TribunJabar.id dari video di channel YouTube Cumi-cumi, Kamis (20/5/2021).

Banyak netizen yang memuji lantaran Epy terlihat santai dan ramah senyum ketika diberhentikan petugas.

Epy Kusnandar, mengatakan, ia bisa tersenyum karena lega, semua perlengkapan atau persyaratan sudah dia penuh.

"Saking leganya gitu ya, harus ada perlengkapan, saya lengkapi. Pasti begitu diperiksa, senyum-senyum, silakan pak silakan," katanya.

Baca juga: Begini Klarifikasi Epy Kusnandar Preman Pensiun Mengapa Bisa Lolos Pos Penyekatan Arus Mudik

Lebih lanjut, Epy mengatakan, seandainya persyaratan yang dibawanya tak lengkap pasti ia akan tegang atau bahkan emosi.

Ia juga bakal merasa bersalah seandainya tak membawa persyaratan.

"Begitulah mungkin, saya akan mencari-cari alasan (seandainya) enggak bawa surat-surat lengkap.

"Saya akan cari-cari alasan, itu saya mau nengok nenek meninggal, bukan nenek lagi, mungkin ibu saya sekarat lagi nyeberang, bakal ke sana ke mari mungkin," kata Epy berkelakar.

Epy mengatakan, penyekatan itu adalah untuk tujuan bersama, bukan untuk tujuan beberapa golongan atau pihak tertentu saja.

Jadi, lebih bagus lagi kalau suasananya dibawa damai saja saat diberhentikan petugas.

"Da capek atuh petugas nyekat satu-satu, timbul akal-akalan, bakal terjadi lah lama-lama mah. Da merasakan atuh juga, saya juga manusia," katanya.

Namun, Epy mengakui, ia juga merasa degdegan begitu diberhentikan petugas.

Ia pun menjelaskan maksudnya mengapa posting soal video jantung di akun Instagram-nya.

Ternyata, hal itu berkaitan dengan situasi degdegan yang dihadapinya ketika di pos penyekatan.

"Untuk introspeksi saja, saya punya jantung, pak petugas punya jantung, jadi saling merasakan, apalagi kalau saya jantungan terus jantung saya copot gara-gara ditegur ditanya surat-surat," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved