Breaking News:

Bahar bin Smith Tinggikan Hukum Islam di Atas Hukum Negara, Ini Alasan Aniaya Sopir Taksi Online

Habib Bahar bin Smith mengaku sudah membaiat dua narapidana terorisme saat mendekam di Lapas Cibinong.

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Sidang Habib Bahar bin Smith yang dilakukan secara virtual di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRR Martadinata, Selasa (18/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith mengaku sudah membaiat dua narapidana terorisme saat mendekam di Lapas Cibinong.

Namun, baiat itu, menurutnya, bermakna positif karena mengajak kembali ke negara kesatuan Republik Indonesia.

"Yang mulia, saya di Lapas Cibinong, dua teroris dua kasus teroris itu saya bikin mereka NKRI," kata Bahar bin Smith saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRR Martadinata, Kota Bandung, Selasa (18/5/2021).

Ada sejumlah persyaratan bagi napi terorisme untuk mendapat remisi sesuai aturan.

Satu di antaranya, kembali ikrar mencintai NKRI.

Bahar yang berada di Lapas Cibinong menjalani persidangan dengan tersambung ke ruang sidang via teleconference

Dia didakwa kasus penganiayaan terhadap Ardiansyah, sopir taksi online di Kota Bogor pada 2018.

Bahar bin Smith sempat menjalani hukuman di Lapas Nusakambangan seusai masa asimilasinya dicabut oleh Kemenkum HAM karena membuat kerumunan.

Baca juga: Dianiaya Bahar bin Smith, Ardiansyah Driver Taksi Online Sempat Enggak Bisa Kerja 10 Hari

Saat itu, Bahar yang sudah divonis tiga tahun karena menganiaya dua santri, menjalani bebas asimilasi dari Lapas Gunung Sindur.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved