Usai Waktu Makan Sahur Terakhir, Dua Rumah Terbakar di Kuningan, Pemiliknya Sedang Sakit
Dua rumah warga di Desa/Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ludes terbakar hingga rata dengan tanah.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Dua rumah warga di Desa/Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ludes terbakar hingga rata dengan tanah.
Kebakaran itu terjadi setelah waktu makan sahur dan belakangan diketahui pemiliknya dalam keadaan sakit.
Hal itu dikatakan Kepala UPT Damkar Kuningan, Khadafi, saat memberikan keterangannya, Rabu (12/5/2021).
Baca juga: Polres Sukabumi Kota Pastikan Penyebab Minimarket Terbakar Bukan Korsleting Listrik, Tapi Ini
Data yang terhimpun menyebut bahwa kobaran api hingga menghanguskan rumah itu muncul dari bagian belakang bangunan tersebut.
Belakangan diketahui rumah pertama yang terbakar itu milik pasangan suami istri Mahdi dan Icih.
Adapun rumah kedua milik Ustaz Mahyo dan istrinya Yanti.
“Ya, rumah terbakar pertama itu milik Bapak Mahdi yang menyulut ke rumah Pak Ustaz. Dugaan sementara kobaran itu terjadi akibat tungku alias kobaran api tempat memasak di rumah warga tadi,” ujar Khadafi.
Menurut Khadafi, pertama muncul kobaran api diketahui Yanti yang juga tetangga rumah korban.
“Dia (Yanti) mengaku bahwa sekitar pukul 04.10, api tiba-tiba membesar dari arah dapur dan Ibu Yanti memberitahukan kepada aparat desa dan warga sekitar,” ujarnya.
Sebelum informasi terjadi kebakaran masuk ke Markas Damkar, Khadafi mengapreasiasi terhadap warga yang kontan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.
“Ya sebelum info masuk kami apreasiasi terhadap kepedulian warga dan masih bergotong royong. Dan tidak lama dari kejadian kami datang atas laporan Pak Deni yang juga Sekmat Ciniru warga setempat,” ungkapnya.
Saat hendak melakukan pemadaman, kata Khadafi, petugas dan warga melakukan evakuasi Mahdi, suami Icih, yang diketahui dalam keadaan sakit.