Sabtu, 9 Mei 2026

Berkaca pada India, Mutasi Virus Korona Ancam Anak-anak dan Remaja, IDAI: Waspada Sekolah Tatap Muka

dalam mengantisipasi bahaya mutasi virus korona, Indonesia mesti berkaca pada sejumlah negara seperti India, Italia, Belanda, Prancis, dan Malaysia

Tayang:
The Scotsman
Ilustrasi, daftar negara yang sudah terpapar varian baru virus korona, lebih cepat menular 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Bahaya mutasi virus korona atau Covid mengintai anak-anak dan remaja.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia, Prof Dr dr Aman Pulungan SpA(K), mengingatkan agar pemerintah mewaspadai pembukaan sekolah atau sekolah tatap muka.

Menurutnya, dalam mengantisipasi bahaya mutasi virus korona itu, Indonesia mesti berkaca pada sejumlah negara seperti India, Italia, Belanda, Prancis, dan Malaysia.

Di negara-negara tersebut, terjadi peningkatan infeksi Covid-19 pada anak-anak dan remaja.

Berdasarkan data British Medical Journal (BMJ 2021: 372, n 383), di Januari 2021, jumlah anak-anak dan remaja yang terinfeksi Covid di Israel meningkat pesat sejak merebaknya varian B.1.1.7.

Baca juga: Waspada, Belum Beres Penanganan Covid-19 di India, Kini Ada 4 Varian Virus Corona Baru

Proporsi kasus pada pasien usia di bawah 10 tahun meningkat hingga 23 persen.

Bahkan Israel juga telah membuka ruang ICU khusus Covid pada anak.

Di Corzano, Italia, ditemukan sebagian besar warga yang terinfeksi Covid adalah anak usia sekolah dasar (SD) atau lebih muda.

Lalu, di kota kecil Lasingerland - Belanda, dari sekitar 818 guru, murid, staf sekolah yang diperiksa, ditemukan 123 kasus positif dengan 46 diantaranya merupakan varian mutasi virus baru B.1.1.7.

Banyak kasus ditemukan juga di komunitas yang terkait dengan outbreak tersebut. 

"Outbreak yang terjadi di sejumlah negara tersebut menunjukkan kewaspadaan dalam pembukaan sekolah," kata Aman dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Duta Besar India Apresiasi Bantuan Tabung Oksigen dari Indonesia

Ia mengatakan, langkah mitigasi risiko harus dilakukan seperti implementasi sistem bubble, penggunaan masker, ventilasi yang baik dengan jumlah murid yang dibatasi, dan screening berkala untuk guru, murid, serta staf sekolah sangat penting untuk dilakukan.

Dr Aman Pulungan juga mengatakan kasus di negara lain harus menjadi pelajaran bagi Indonesia untuk tidak membuka sekolah tatap muka (luring).

"Jika tidak sesuai anjuran IDAI dan organisasi profesi kesehatan, serta bagi fasilitas pelayanan kesehatan agar mulai menyediakan ruang ICU covid khusus anak dan remaja, maka sekolah luring belum bisa dibuka," ujarnya.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Belajar dari India, IDAI Ingatkan Mutasi Virus Covid-19 Mengintai Anak dan Remaja

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved