MIT Berulah, Empat Warga Tewas di Poso Termasuk Bapak dan Anak Perempuannya, Ini Kata Polisi
Polisi melakukan olah TKP dan mendapat keterangan saksi mengenai keterlibatan MIT dalam serangan ini.
Kapolsek menyebut, keempat korban tewas dibunuh di titik yang berbeda namun di desa yang sama.
"Iya benar ada empat orang yang tewas, keempat orang tersebut semuanya warga asal Toraja," singkat Ipda Kurniadi.
Sementara, pascakejadian tersebut, Satgas Madago telah berada di TKP melakukan penyisiran serta berjaga-jaga.
Kepala Bidang Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto telah menerima informasi tersebut.
"Benar ada kejadian di Kalemago Napu (Poso, red) tadi pagi pukul 07.30 WITA," jelasnya saat dihubungi Selasa pukul 16.06 WITA.
Pihaknya belum bisa memastikan proses evakuasi, termasuk posisi korban Selasa sore.
Sebab, mereka masih menunggu informasi lebih lanjut dari Anggota Satgas Madago Raya di TKP.
"Yang jelas kedua korban meninggal dunia," ujarnya.
Dia menyebutkan, satu dari lima pelaku dikenal saksi mata yang berhasil meloloskan diri.
"Jadi saksi mata mengenal satu orang dari kelompok yang menyerang. Dan satu pelaku yang dikenali warga itu adalah kelompok MIT Poso," jelas Didik.
MIT Poso
Kelompok Mujahidin Indonesia Timur atau umumnya disingkat menjadi MIT, adalah sebuah kelompok teroris asal Indonesia yang beroperasi di wilayah pegunungan Kabupaten Poso, Parigi Moutong, dan Sigi, Sulawesi Tengah.
Sepeninggal Santoso, MIT dipimpin oleh Ali Kalora.
Pada tahun 2014, MIT telah menyatakan sumpah setia kepada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
MIT secara umum melakukan operasi mereka di daerah Sulawesi Tengah, tetapi mereka juga mengancam untuk menyerang target mereka di seluruh Indonesia.