Wanita Pengirim Sate Beracun

Ini Cara Cerdik Polisi Ungkap Dalang Sate Lontong Beracun di Bantul, Dia Perempuan asal Majalengka

Aparat Satreskrim Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menangkap  NA (25),  wanita yang mengirimkan sate beracun tersebut.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Tersangka NA, pengirim sate beracun di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021) 

Peristiwa nahas yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) di Sewon, Bantul, ini bermula dari Bandiman (47), ayah Naba, menerima order offline di seputaran Gayam atau Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Minggu (25/4).

Dia dihampiri seorang perempuan misterius yang kemudian diketahui ternyata adalah NA.

NA lantas meminta Bandiman mengantar makanan takjil ke sebuah rumah di Kasihan, Bantul, kepada orang yang bernama Tomy.

Ia hanya berpesan bahwa takjil dari seseorang bernama Hamid.

Saat memberikan sate yang sudah dibubuhi sianida itu, NA mengenakan hijab dan jaket berwarna krem.

Dia tidak mengenakan masker.

NA mengendarai motor matik, helm warna merah, dan sandal jepit warna hitam.

Singkat cerita, sampailah Bandiman di rumah yang dituju di Kasihan.

Namun, saat itu Tomy sedang di luar kota.

Istri Tomy tidak mau menerima kiriman makanan tersebut lantaran merasa tidak tahu siapa pengirimnya.

Begitu pula Tomy ketika saat itu dihubungi mengaku tidak kenal.

Istri Tomy menganjurkan kiriman sate untuk takjil itu dibawa pulang saja.

Bandiman pun pulang dan membawa sate itu untuk disantap bersama keluarga.

Naba, anak kedua Bandiman kolaps ketika memakan bumbu sate. Sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong.

Menurut Kombes Burkan, dari pemeriksaan penyidik diketahui NA sebenarnya menyasar Tomy sebagai target sate beracun itu karena sakit hati batal dinikahi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved