Breaking News:

Pengirim Sate Lontong Beracun Akhirnya TERUNGKAP, Targetnya Polisi Penyidik Senior

Timbul pun membenarkan adanya informasi tersebut dan menegaskan bahwa T memang penyidik senior dengan kinerja yang baik.

santo ari/tribun jogja
Bandiman, ayah korban tewas sate lontong beracun di Sewon, Bantul saat di Mapolsek Sewon. 

TRIBUNJABAR,ID, BANTUL - Kasus sate lontong maut di Bantul akhirnya terkuak siapa pelakunya.

Kasus sate lontong beracun itu sendiri bermula dari driver ojek online yang mendapat order secara offline untuk mengantarkan paket makanan berisi sate lontong ke seorang pria.

Pengirim paket itu sendiri adalah seorang perempuan berusia muda.

Ternyata penerima tidak ada di tempat sehingga meminta driver ojek online untuk dia saja.

Sesampainya di rumah, sate lontong itu dimakan satu keluarga.

Nahas, bocah 8 tahun menjadi korban tewas, sementara istri driver ojol berhasil diselamatkan.

Paket makanan itu diketahui ditujukan pada pria bernama Tomi di daerah Bantul.

Namun ternyata, sate tersebut ternyata mengandung racun Potasium Sianida.

Paket yang semula ditujukan untuk menghabisi Tomi, salah sasaran dan malah menewaskan putra dari pengemudi ojol, Naba Faiz Prasetya alias NFP (8).

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bocah berinisial NFP (8) meninggal dunia setelah menyantap sate yang dibawa oleh Bandiman, ayahnya, Minggu (25/4/2021).

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved