Breaking News:

Kata MUI setelah Ada Takmir Masjid yang Usir Orang Akan Salat Pakai Masker, Sudah Ada Fatwanya

Menurut Cholil, seharusnya takmir atau pengurus masjid menaati ketentuan pemerintah soal pemakaian masker saat beribadah. 

Istimewa
Seorang jemaah yang akan salat diusir pengurus masjid hanya kerena tak mau lepas masker. Peristiwa itu terjadi di Kota Bekasi. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menanggapi video viral di media sosial jemaah yang diusir saat salat pakai masker oleh pengurus masjid di Bekasi.

Menurut Cholil, seharusnya takmir atau pengurus masjid menaati ketentuan pemerintah soal pemakaian masker saat beribadah. 

"Saya berharap kepada takmir masjid itu menaati pemerintah. Karena menaati pemerintah bagian dari ajaran agama kita," ucap Cholil kepada Tribunnews.com, Senin (3/5/2021). 

Cholil mengatakan selama ini pemerintah dan ulama tidak bertentangan pendapat terkait penerapan protokol kesehatan saat beribadah di tengah situasi pandemi Covid-19. 

Bahkan MUI telah menerbitkan fatwa nomor 14 tahun 2020 mengenai ketentuan ibadah di saat pandemi Covid-19.

Termasuk mengenai penggunaan masker di masjid. 

"Di sini para ulama tidak bertentangan dengan umaro. Ulama membenarkan untuk penggunaan masker, prokes. Jadi kita sudah mengeluarkan fatwa di MUI no 14 tahun 2020. Jadi tidak ada pertentangan pemerintah dan ulama," tegas Cholil. 

VIRAL Pria Diusir saat Akan Salat Pakai Masker, Pengusir: Aturan Ulama Lebih Tinggi dari Pemerintah

Dirinya menjelaskan bahwa penggunaan masker saat salat bersifat makruf ketika di masa normal.

Namun di masa pandemi, penggunaan masker untuk mencegah penularan virus corona. 

"Kan sekarang sedang tidak normal sehingga kita menjaga jiwa itu wajib. Sementara agama kita masih bisa dilaksanakan dengan prokes," pungkas Cholil.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved