Breaking News:

Jadi Korban Modus Tukar Kartu ATM, Uang Puluhan Juta di Rekening Wakil Ketua DPRD Pangandaran Raib

Awalnya, ia hendak menarik uang tunai di mesin ATM yang ada di satu minimarket di wilayah Kalipucang. tapi kartu ATMnya tak bisa masuk

Pixabay
Ilustrasi ATM. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Wakil Ketua DPRD Pangandaran Jalaludin menjadi korban pembobolan ATM dengan modus tukar kartu ATM.

Uang puluhan juta rupiah di rekening habis diembat maling.

Peristiwa yang menimpa Jalaludin terjadi Senin (27/4/2021) sekitar pukul 11:30 WIB.

Nasib tragis yang dialami Jalaludin ini bermula ketika dia hendak menarik uang di mesin ATM di minimarket wilayah Kalipucang, Pangandaran.

"Saat itu, saya mengalami kesulitan memasukkan ATM. Namun, tiba -tiba ada orang tak dikenal menawarkan bantuan," ucap Jalaludin.

"Tak banyak berpikir, saya pun memberikan ATM tersebut kepada orang tak dikenal tersebut. Nah, saat dimasukkan oleh orang tak dikenal itu ternyata ATM-nya bisa masuk," ujar Jalaludin kepada wartawan di rumahnya, Sabtu (1/5/2021).

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Fraksi PKB, Jalaludin, Sabtu (1/5/2021). Ia mengatakan seolah-olah Pemda Pangandaran tebang pilih dalam memutus kontrak ratusan tenaga honorer.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Fraksi PKB, Jalaludin, Sabtu (1/5/2021). Ia mengatakan seolah-olah Pemda Pangandaran tebang pilih dalam memutus kontrak ratusan tenaga honorer. (Tribun Jabar/Padna)

Namun, lanjut Jalaludin, uang tak keluar saat melakukan transaksi. Di layar muncul tulisan, "transaksi Anda dibatalkan".

Setelah itu, ia pun langsung ke Pangandaran untuk mencoba transaksi di mesin ATM resmi milik bank daerah.

Namun hasilnya tetap sama, seperti pada saat mencoba transaksi di minimarket Kalipucang.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved