Breaking News:

Tanggapan Persis Jabar Terkait Imbauan MUI Mengenai Salat Idul Fitri

Ketua Persis Jabar, Iman Setiawan Latief, menilai salat Id pada Lebaran tahun ini bisa dilaksanakan di masjid meski masih di masa pandemi Covid-19.

persis.or.id
Ketua PW Persis Jabar Iman Setiawan Latief, menilai salat Id pada Lebaran tahun ini bisa dilaksanakan di masjid meski masih di masa pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Persis Jabar, Iman Setiawan Latief, menilai salat Id pada Lebaran tahun ini bisa dilaksanakan di masjid meski masih di masa pandemi Covid-19. Namun harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

"DKM dan panitia penyelenggara salat Id pun seharusnya sudah terbiasa menerapkan prokes dan jemaahnya pun demikian," kata Iman, saat dihubungi via ponselnya, Jumat (30/4/2021).

Komentar Iman itu terkait anjuran Majelis Ulama Indonesia (MUI) agar salat Idul Fitri dilaksanakan di rumah untuk mencegah penularan virus corona.

Namun, MUI Jabar membolehkan warga salat Idul Fitri berjemaah di masjid asal dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. 

Iman Setiawan menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 memang belum sepenuhnya bisa diatasi.

Namun, masyarakat sudah terbiasa beradaptasi dengan kebiasaan baru, khususnya berkaitan dengan menjaga protokol kesehatan.

Baca juga: Begini Tanggapan MUI dan Persis Jabar tentang Diizinkannya Tarawih dan Salat Id Berjemaah

Apalagi, warga luar daerah tidak bisa mudik.

Sehingga, kata dia, mengurangi risiko penularan.

"Tidak mungkin kita terus mengurung diri di rumah. Life must go on tetapi tentunya harus diterapkan adaptasi kebiasaan baru. Penyakit terdahulu pun tetap ada sampai hari ini, seperti flu, paru-paru, dan sebagainya. Tapi seiring waktu, kita beradaptasi dengan penyakit tersebut," katanya.

Apalagi, kata dia, vaksin pun sudah ada.

Dengan kondisi itu, masyarakat harus memperkuat kesehatan tubuh agar tidak terserang penyakit.

Baca juga: MUI Jabar izinkan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Berjamaah, Tapi Larang Kegiatan Ini

"Dengan adanya pandemi Covid-19 ini bukannya kita menjauh dari Allah, akan tetapi harus lebih dekat untuk memanjatkan doa serta memohon pertolongan kepada Allah. Termasuk melalui ibadah salat Tarawih dan salat Idul Fitri," ucapnya.

Namun, itu juga, kata dia, harus ada kesadaran di masyarakat. Apabila ada orang sakit, tidak boleh berangkat salat Idul Fitri.

"Termasuk daerah yang sedang mewabah, cukup di rumah saja untuk mencegah penularan. Kita panjatkan doa kepada Allah agar kita segera terbebas dari pandemi ini. Mari bersama-sama kita tingkatkan iman, jaga imun, insyaallah," ucapnya. (*)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved