Breaking News:

Masih Ada Perusahaan Kesulitan, Terpaksa Jual Aset untuk Bayar THR

70 persen pengusaha melakukan restrukturisasi atau penangguhan pembayaran kredit dan mereka kesulitan untuk membayar THR

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi THR- 70 persen pengusaha melakukan restrukturisasi atau penangguhan pembayaran kredit dan mereka kesulitan untuk membayar THR. Bahkan ada perusahaan terpaksa jual aset untuk bayar THR. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Melalui surat edaran  Menteri Ketenagakerjaan M/6/HK.04/14/2021 mewajibkan pengusaha untuk melakukan pembayaran tunjangan hari raya (THR) secara penuh tanpa dicicil.

Menanggapi hal ini Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Barat, Cucu Sutara mengatakan, hingga kini pihaknya belum menerima tembusan surat penangguhan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2021. 

"Artinya di Jabar masih aman," ujar Cucu dalam diskusi Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB): Menanti THR 2021 di Kampus Unpad, Jalan Dipatiukur, Kamis (29/4/2021). 

Baca juga: Perusahaan yang Tidak Bayar THR Bisa Didenda 5 Persen Dair Nilai THR, Ini Penjelasannya

Cucu menjelaskan, pembayaran THR sudah menjadi perintah yang wajib dijalankan pemerintah.

Bila tidak, pengusaha akan dikenai denda 5 persen. 

Untuk itu, pihaknya mengimbau semua pengusaha untuk membayar THR, meskipun kondisi perusahaan di Indonesia sangat terdampak pandemi Covid-19. 

"Yang sakit saat ini pengusaha. ASN tidak terkena dampak. Akademisi tidak terkena dampak. Tapi kami sangat terdampak," ujar Cucu. 

Baca juga: THR PNS 2021 Tak Dibayarkan Penuh, Insentif Kinerja dan Tunjangan Kinerja Ditiadakan

Informasi yang diperoleh dirinya dari perbankan, sebanyak 70 persen pengusaha melakukan restrukturisasi atau penangguhan pembayaran kredit. 

Itu artinya, mereka kesulitan untuk membayar THR.

Untuk membayar THR tersebut, banyak perusahaan yang menjual aset hingga memaksimalkan restrukturisasi. 

Halaman
123
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved