Minggu, 10 Mei 2026

Headline Tribun Jabar Hari Ini, Ribuan Santri Tetap Mudik, Larangan Mudik Dikeluarkan Menteri Agama

Headline Tribun Jabar Hari Ini menyajikan soal larangan mudik buat santri. Larangan mudik yang secara resmi telah dikeluarkan Menteri Agama

Tayang:
Editor: Januar Pribadi Hamel
Istimewa
Jajaran Polres Banjar mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dan larangan mudik pada Lebaran 2021. 

Headline Tribun Jabar Hari Ini menyajikan soal larangan mudik buat santri.

Ikuti Headline Tribun Jabar Hari Ini selengkapnya di bawah ini.

//

CIAMIS, TRIBUN – Larangan mudik yang secara resmi telah dikeluarkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, untuk para santri, ternyata tidak berpengaruh apa-apa di Pondok Pesantren Darussalam, Kabupaten Ciamis. Ponpes Darussalam berencana tetap memulangkan ribuan santrinya sesuai dengan rencana.

“Santri Darussalam tetap pulang mudik sesuai jadwal semula. Tentunya dengan memenuhi ketentuan protokol kesehatan,” ujar Dr KH Fadlil Yani Ainussyamsi M.Ag, pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, kepada Tribun Jabar, Rabu (28/4).

Kang Icep, begitu KH Fadlil Yani Ainussyamsi biasa disapa, mengatakan ketentuan tentang larangan mudik dari pemerintah ini berubah-ubah, terutama menyangkut jadwal. Kondisi ini, ujar Kang Icep, jelas membingungkan bagi kalangan pesantren, terutama yang mudik para santrinya sudah terjadwal sejak jauh hari.

Acep mengatakan, ada 1.672 orang santri Pondok Pesantren Darussalam yang akan pulang mudik menjelang Lebaran tahun ini.

Baca juga: BERITA Terpopuler Bandung Raya, Oded Minta Warga Bandung Tak Mudik | Tak Ada Dispensasi untuk Santri

“Seminggu lalu santri-santri asal luar Jawa sudah pulang mudik. Umumnya naik pesawat, mereka diantar ke bandara,” katanya,

Santri asal luar Jawa yang sudah pulang mudik ini ada 15 orang. Ada yang ke Kalimantan, Lampung, Bengkulu, dan beberapa daerah lainnya.

Pada 1 Mei nanti, kata Icep, giliran santri asal Jabodetabek dan luar Jabar yang pulang mudik. Icep mengatakan, para santri asal Jabodetabek ini pulang mudik dengan menggunakan mobil yang mereka sewa khusus.

“Kami minta mobilnya disterilisasi. Di Jabodetabek santrinya diturunkan di suatu tempat yang sudah disepakati dan dijemput orang tua masing-masing dengan kendaraan yang juga sudah memenuhi ketentuan protokol kesehatan,” ujar Icep, yang juga Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Ciamis periode 2021-2026 tersebut.

Pada tanggal 2 Mei, kata Icep, giliran santri asal berbagai daerah di Jabar termasuk asal Ciamis yang pulang mudik. Para santri yang pulang mudik ini dilengkapi surat dari pesantren, surat dari Gugus Tugas Internal Relawan Mujahid Covid (GTI-RMC) Darussalam, dan hasil test swab atau hasil rapid test antigen.

Di internal Pesantren Darusssalam sendiri, kata Icep, protokol kesehatan selalu diterapkan dengan pemantauan oleh GTI-RMC tersebut.

“Setelah aturan protokol kesehatan dipenuhi, sungguh keterlaluan kalau santri yang pulang mudik dipulangkan lagi. Mudah-mudahan santri kami lancar perjalanannya ke kampung asal, bersilaturahmi dengan keluarga masing-masing,” ujarnya.
Sunnah

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan pemerintah tidak akan memberikan dispensasi khusus kepada santri dalam kebijakan pelarangan mudik Lebaran tahun ini. Langkah ini dilakukan demi terjaganya keselamatan jiwa bersama dari bahaya dan ancaman Covid-19.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved