Breaking News:

Sinergi Milenial Hingga Profesional di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN

Ini salah satu berkah dari terbentuknya Holding RS BUMN yang dilakukan Menteri Erick Thohir

web
Arya Sinulingga 

TRIBUNJABAR.ID JAKARTA Keberhasilan Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang kini tersebar di lima titik di DKI Jakarta, Semarang, Bandung, dan Surabaya dalam mendukung percepatan program vaksinasi nasional tak lepas dari kiprah dan sinergi sumber daya manusia yang menjalankannya. Setiap hari, demi melayani lebih dari lima ribu warga lanjut usia dan pekerja layanan publik yang harus divaksin di setiap Sentra vaksin, tak kurang dari lima ratus tenaga kerja dikerahkan untuk menjalankan satu Sentra Vaksinasi Bersama BUMN.

Mereka terdiri dari 32 para dokter, 22 asisten dokter, 80 perawat, dan 310 sukarelawan dan crew yang mayoritas dari kalangan milenial. Untuk supervisi operasional Sentra, beberapa pegawai Kementerian BUMN juga dilibatkan. Mereka menjadi penanggung jawab bidang data kepesertaan, registrasi, assesment, observasi, media, dan juga produksi. Operasional Sentra ini dikoordinasikan oleh Satuan Tugas (Satgas) Sentra Vaksinasi Bersama BUMN yang diketuai Arya Sinulingga.

"Sesuai dengan salah satu core values Kementerian BUMN, yakni kolaborasi, maka operasional Sentra Vaksinasi Bersama BUMN ini perwujudannya. Dari milenial hingga profesional bersinergi dan terlibat penuh untuk mempercepat program vaksinasi nasional yang dicanangkan pemerintah. Kami mengedepankan prinsip melayani, terutama lansia yang rentan dalam pandemi ini," ujar Arya Sinulingga di Jakarta beberapa waktu lalu. Hingga Kamis (22/4), total sebanyak 635.194 warga Indonesia telah divaksin di seluruh Sentra vaksin ini.

Ia menambahkan, sinergi juga diperlihatkan 13 rumah sakit BUMN yang tergabung dalam Holding Pertamedika Indonesia Healthcare Corporation (IHC). Mulai dari RS Pusat Pertamnina, RS Krakatau Medika, RS Antam, hingga RS Pertamina Cirebon, Balongan, dan Cilacap terlibat penuh. Rata-rata semua RS menyumbangkan tenaga kesehatan yang meliputi dokter, perawat asisten dokter, perawat, farmasi logistik, dan bagian administrasi.

"Ini salah satu berkah dari terbentuknya Holding RS BUMN yang dilakukan Menteri Erick Thohir. Kesolidan dan sinerginya sangat nyata. Sejak menangani pasien di awal dan selama pandemi hingga melakukan vaksinasi, RS BUMN terdepan dalam menjalankan tugas," tambah Arya Sinulingga.

Keberadaan sentra-sentra vaksinasi yang dibangun Kementerian BUMN yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, Pertamedika IHC, dan Pemda setempat ini bertujuan mendorong percepatan program vaksinasi nasional yang ditargetkan mencapai satu juta vaksin per bulan ini. Termasuk mendukung program vaksinasi nasional yang mengarahkan 21,5 juta kalangan lanjut usia dan 16,9 juta pekerja dan pelayan publik di seluruh Indonesia untuk segera divaksin.

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved