Menantu Joko Widodo Copot Lurah, Bobby Nasution Punya Bukti Tapi Lurah Menyangkal
Menantu Presiden Joko Widodo, Bobby Nasution, memecat lurah. Hal itu buntut inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Lurah Sidorame Timur.
"Macam-macam, ada yang ngurus administrasi penduduk, surat domisili, SKU. Jumlahnya bervariasi, intinya harus ada ingot-ingotnya," kata Reswandi sembari minta perlindungan kepada wali kota.
Bobby pun menjamin bahwa tindakannya tidak salah.
"Ini yang melapor langsung masyarakat. Saya setiap hari menerima laporan lewat media sosial, saya baca dan ditindak segera kalau merugikan," ujar Bobby.
Kepada sekretaris lurah yang menggantikan tugas Hermanto, Bobby berpesan agar tidak mengikuti dan mengulangi kesalahan yang dilakukan lurah dan pegawainya.
"Saya tak mau dengar lagi ada pungli di sini, dan jangan ancam-ancam kepling," perintah Bobby.
Baca juga: HNSI Sukabumi Lebih Pentingkan Nelayan Ketimbang Biota Laut, Minta Ekspor Benur Berkelanjutan
Baca juga: Keberadaan KRI Nanggala 402 Masih Misteri, Negara Lain Siap Bantu, Ini Respon Menhan Prabowo
Saat beranjak meninggalkan, seorang warga mengeluhkan tarif pengurusan Surat Keterangan Usaha (SKU) yang sampai Rp 200-an ribu.
"Mana mau di sini kalau ngurus bayar Rp 20 ribu, minimal Rp 50 ribu," katanya.
Warga lain mengaku punya pengalaman buruk saat mengurus surat keterangan domisili. Dia disuruh bayar Rp 200 ribu.
"Saya menolak dan tak jadi mengurus," kata perempuan yang mengaku warga sekitar itu. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Copot Lurah Sidorame Timur gegara Pungli, Wali Kota Bobby: Sudah, Bapak Jangan Jadi Lurah Lagi...", Klik untuk baca: https://regional.kompas.com/read/2021/04/23/233117778/copot-lurah-sidorame-timur-gegara-pungli-wali-kota-bobby-sudah-bapak-jangan?page=all#page2.